Rabu, 22 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

PM Malaysia Muhyiddin Yassin Dikabarkan Mundur Hari Ini, Siapa Calon Perdana Menteri Baru Malaysia? 

Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin dikabarkan akan mengumumkan pengunduran dirinya pada Senin (16/8/2021).

AP PHOTO/Vincent Thian via Kompas.com
Perdana Menteri Malaysia, Muhyiddin Yassin. 

Usulan Muhyiddin telah ditolak oleh Pakatan Harapan (PH), yang mengatakan bahwa ini pada dasarnya adalah pengakuan terbuka bahwa ia telah kehilangan dukungan dari mayoritas Majelis Rendah.

Blok oposisi memintanya untuk mundur.

UMNO juga mengatakan tidak akan mempertimbangkan tawaran dari seseorang yang tidak lagi memiliki legitimasi.

UMNO menambahkan, tawaran Muhyiddin dapat dicirikan sebagai "penyuapan terbuka".

Untuk diketahui, sistem pemerintahan Malaysia adalah parlementer.

Di mana raja memiliki kekuatan konstitusional untuk menunjuk seorang perdana menteri dari antara anggota parlemen terpilih berdasarkan siapa yang menurutnya dapat memimpin mayoritas.

Adapun Raja Al-Sultan Abdullah memilih Muhyiddin sebagai perdana menteri tahun lalu setelah pengunduran diri tak terduga Mahathir Mohamad.

Siapa Calon Perdana Menteri Baru Malaysia

Pertarungan memperebutkan kursi Perdana Menteri Malaysia dimulai, setelah Muhyiddin Yassin dilaporkan akan mengumumkan pengunduran dirinya pada Senin (16/8/2021).

Kubu koalisi berkuasa Perikatan Nasional dan koalisi oposisi Pakatan Harapan sedang menggelar pertemuan serta lobi-lobi politik untuk menduduki kursi orang nomor satu "Negeri Jiran”.

Partai Organisasi Nasional Melayu Bersatu (UMNO) adalah yang paling diuntungkan dengan mundurnya Muhyiddin.

Secara matematis, UMNO adalah partai terbesar di koalisi Perikatan dengan 38 kursi.

Partai terbesar Malaysia itu berpeluang besar kembali ke pucuk kekuasaan yang raib dari tangan, setelah kekalahan mengejutkan di tangan Pakatan Harapan pada pemilihan umum (pemilu) Mei 2018.

UMNO sebelumnya memimpin Malaysia sejak kemerdekaan pada 1957.

Walau menjadi bagian dari koalisi Muhyiddin, hubungan UMNO dan Partai Bersatu pimpinan Muhyiddin tidak pernah mesra.

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved