Breaking News:

Ada Dugaan Pembiaran Kasus Pelecehan Seksual, KPI: Ini Semua Kan Masih dalam Investigasi

KPI menanggapi adanya dugaan pembiaran kasus pelecehan seksual dan perundungan di lingkungan kerja KPI yang disebutkan oleh Komnas HAM.

Editor: Rizki A
Tribunnews.com/Rizki Sandi Saputra
Kasus dugaan perundungan dan pelecehan seksual terjadi di lingkungan kerja Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat. KPI menanggapi adanya dugaan pembiaran kasus pelecehan seksual dan perundungan di lingkungan kerja KPI yang disebutkan oleh Komnas HAM. 

TRIBUNTERNATE.COM - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) menanggapi adanya dugaan pembiaran kasus pelecehan seksual dan perundungan di lingkungan kerja KPI yang disebutkan oleh Komnas HAM.

Komisioner Bidang Kelembagaan KPI Pusat Irsal Ambia mengatakan, pihaknya saat ini masih melakukan pemeriksaan dan investigasi secara internal terhadap kasus dugaan pelecehan seksual yang dialami terduga korban berinisial MS tersebut.

"Ini kan semua masih dalam investigasi, investigasi internal dan juga kasus ini kan lagi berlangsung di kepolisian," kata Irsal kepada awak media di Kantor KPI Pusat, Jumat (3/9/2021).

Lebih lanjut, Irsal berujar bahwa hingga saat ini pihaknya masih melakukan pendalaman atas informasi yang ada dari hasil pemeriksaan sementara terhadap terduga pelaku yang dilakukannya siang tadi.

Kata dia, pihaknya juga akan terbuka untuk melakukan koordinasi dengan pihak manapun termasuk Komnas HAM.

Hal ini merespon terkait dengan rencana Komnas HAM yang akan menyurati pihak KPI perihal adanya dugaan pembiaran kasus tersebut.

"KPI terbuka untuk berkoordinasi dengan siapa pun, dengan pihak mana pun, untuk memberikan informasi apa pun," kata Irsal.

Kendati demikian, Irsal menyatakan hingga kini KPI masih belum bisa menyampaikan hasil pemeriksaan sementara yang telah dilakukan pihaknya terhadap terduga pelaku kepada publik. 

Sebab, kata dia, masih akan ada serangkaian proses pemeriksaan lebih lanjut yang akan dilakukan internal KPI, termasuk akan memanggil pihak lain dalam perkara ini.

"Saya belum bisa ungkapkan, ini kan masih dalam proses investigasi. Sabar saja kita butuh pendalaman untuk itu," tukasnya.

Baca juga: Mengenal Virus Corona Varian Mu, Benarkah Lebih Menular dan Kebal Terhadap Vaksin?

Baca juga: Tak Mau Disalahkan Seolah-olah Ingin Menjabat 3 Periode, Jokowi Tegas Menolak Amandemen UUD 1945

Baca juga: Kasus Bullying Pegawai KPI, Komnas HAM akan Berkomunikasi dengan LPSK, Duga Ada Pembiaran

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved