Sosok Co-Pilot Korban Kecelakaan Pesawat Rimbun Air: Anak Bungsu yang Manja dan Dekat dengan Ibunya
Kabar meninggalnya Muhammad Fajar Dwi Saputra yang menjadi co-pilot pesawat itu pun membawa duka bagi sang ibunda, Sri Purwanti (54).
TRIBUNTERNATE.COM - Pesawat Rimbun Air PK-OTW jatuh di area hutan di bukit Kampung Bilogai, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua pada Rabu (15/9/2021).
Sebanyak tiga orang kru dalam pesawat tersebut meninggal dunia, salah satunya adalah Muhammad Fajar Dwi Saputra.
Kabar meninggalnya Muhammad Fajar Dwi Saputra yang menjadi co-pilot pesawat itu pun membawa duka bagi sang ibunda, Sri Purwanti (54).
Menurut Sri, kabar duka itu pertama kali diterima oleh istri Fajar.
"Kita dapat kabar itu (pesawat Rimbun Air jatuh) dari Manajemen Rimbun Air, yang menerima kabar itu menantu saya (istri Kopilot Fajar)," kata Sri saat ditemui di kediamannya, Kampung Rawa Lele RT 03/13, Jatimakmur, Bekasi, Kamis (16/9/2021).
Sri tidak pernah menyangka putra bungsunya itu akan pergi secepat ini.
"Tidak ada firasat, kami pun sekeluarga sangat terkejut. Terakhir komunikasi dengan istrinya jam 3 pagi waktu Jakarta. Dia mau terbang itu komunikasi vidcall dengan istrinya," ucap Sri.

Baca juga: 56 Pegawai KPK Dinonaktifkan Akhir Bulan Ini, Jokowi Dinilai Lari dari Tanggung Jawab
Baca juga: Mahasiswa UNS yang Bawa Poster Saat Kunjungan Jokowi Ditangkap, Gibran Rakabuming Angkat Bicara
Baca juga: Bertambah Satu Orang, Jumlah Korban Tewas Kebakaran Lapas Klas I Tangerang Jadi 49 Jiwa
Baca juga: Tanggapan Jubir Presiden, Moeldoko hingga Indeks 98 soal Pejabat Publik yang Dinilai Antikritik
Dalam ingatan Sri, Fajar yang merupakan anak bontot, terkadang "agak manja."
"Anak saya ini anak bontot yah, jadi jika sama saya masih agak manja," tutur Sri.
Namun bila di hadapan orang lain, Fajar dikenal sebagai pribadi yang bertanggung jawab, baik sama istrinya, masyarakat, dan juga teman-temannya.
"Dia humble, pergaulannya luas, dari kalangan apa saja. Kemudian kalau dia di wilayah, dia di sini dikenal ramah, baik hati, peduli sama lingkungan," kata Sri.
"Setidaknya seperti itu anak saya di mata saya, karena memang dia humble, orangnya ramah, dalam kondisi apapun dia selalu tersenyum," sambung Sri.
Paman Kehilangan Teman Canda Gurau
Hal senada diungkapkan oleh paman almarhum Muhammad Fajar, Sunari.
Bagi Sunari, Fajar adalah pribadi yang ramah, tidak sombong, dan selalu perhatian.