Breaking News:

Berlaku Mulai 14 Oktober 2021, Ini Aturan Perjalanan Internasional di Masa Pandemi Covid-19

Simak ketentuan aturan perjalanan internasional pada masa pandemi Covid-19 yang berlaku mulai 14 Oktober 2021.

Editor: Rizki A
Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
ILUSTRASI - Penumpang terlihat memakai masker saat tiba di Terminal Kedatangan Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali, Minggu (26/1/2020). 

TRIBUNTERNATE.COM - Pemerintah telah mengeluarkan aturan mengenai perjalanan internasional di masa pandemi Covid-19.

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid 19 menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 20 tahun 2021 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Internasional.

Dikutip dari setkab.go.id, surat edaran ini berlaku efektif mulai tanggal 14 Oktober 2021 sampai dengan waktu yang ditentukan kemudian.

Surat edaran tersebut ditandatangani Ketua Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Ganip Warsito Rabu (13/10/2021) kemarin.

Baca juga: Update Insiden Polisi Banting Demonstran di Tangerang, Bupati Minta Maaf hingga Hasil Rontgen Korban

Baca juga: 3 Parpol Tawari 57 Eks Pegawai KPK untuk Bergabung, Rasamala Aritonang: Harus Konsolidasi Dahulu

Baca juga: Pinjol Ilegal di Cengkareng dan Cipondoh Digerebek, 56 Orang Diamankan, 13 Perusahaan dalam 1 Ruko

Menurut latar belakang SE ini, diperlukan penyesuaian mekanisme pengendalian terhadap perjalanan internasional dalam rangka menindaklanjuti perkembangan situasi penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional

“Untuk mengantisipasi penyebaran virus SARS-CoV-2 baru maupun yang akan datang dan dalam rangka pembukaan kembali sektor pariwisata melalui perjalanan internasional, maka pelaku perjalanan internasional harus mematuhi protokol kesehatan dengan sangat ketat serta memperhatikan regulasi atau kebijakan yang telah ditetapkan oleh pemerintah,” ditegaskan dalam SE.

Dalam SE juga disebutkan sejumlah dasar hukum yang digunakan, di antaranya adalah keputusan Rapat Terbatas (Ratas) tanggal 28 Desember 2020 serta tanggal 6, 11, 21 januari dan 2 Februari 2021, dan keputusan Ratas tanggal 6 September dan 11 Oktober 2021.

Layanan ‘Vaksinasi di Bandara’ di Terminal 2 dan Terminal 3, Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Banten. Kegiatan ini diluncurkan oleh Kementerian Kesehatan RI bekerja sama dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan-Kementerian Kesehatan (KKP-Kemenkes) Soekarno-Hatta, PT Angkasa Pura II (AP II), dan Traveloka hari ini, Senin (12/7/2021).
Layanan ‘Vaksinasi di Bandara’ di Terminal 2 dan Terminal 3, Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Banten. Kegiatan ini diluncurkan oleh Kementerian Kesehatan RI bekerja sama dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan-Kementerian Kesehatan (KKP-Kemenkes) Soekarno-Hatta, PT Angkasa Pura II (AP II), dan Traveloka hari ini, Senin (12/7/2021). (IST)

Baca juga: Soal Kasus Rachel Vennya Kabur dari Karantina, Wiku Adisasmito Pastikan Proses Hukum Tengah Berjalan

Baca juga: BPOM Umumkan Temuan 53 Daftar Obat Tradisional yang Mengandung Bahan Kimia Berbahaya

Baca juga: BPOM Rilis Daftar 18 Kosmetik yang Mengandung Bahan Berbahaya, Bisa Sebabkan Iritasi Kulit

Dikutip dari covid19.go.id Keputusan Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 tentang pintu masuk, tempat karantina, dan kewajiban RT PCR bagi Warga Negara Indonesia pelaku perjalanan internasional, sebagai berikut:

1. Menetapkan entry point wilayah Negara Indonesia bagi warga Negara Indonesia (WNI) melalui:

- Bandar Udara: Soekarno Hatta, Banten dan Samratulangi Sulawesi Selatan

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved