Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Sosok Dudung Abdurrachman, Calon KSAD Pengganti Andika Perkasa, Dikenal Keras terhadap FPI

Dudung Abdurrachman dikenal memiliki sikap yang keras terhadap FPI hingga memberantas debt collector di Jakarta saat menjabat Pangdam Jaya.

YouTube KOMPAS.com
DALAM FOTO: Panglima Kodam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurrachman saat berbincang dengan Pemimpin Redaksi Kompas.com Wisnu Nugroho dalam tayangan BEGINU S2 EPS6: Dudung Abdurachman, Loper Koran dan Keberanian Bersikap Jenderal TNI di Kanal YouTube Kompas.com. 

TRIBUNTERNATE.COM - Letnan Jenderal (Letjen) TNI Dudung Abdurrachman akan dilantik oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) di Istana Negara, Rabu (17/11/2021) hari ini.

Diketahui, Letjen Dudung diangkat menjadi KSAD untuk menggantikan Jenderal Andika Perkasa yang dilantik menjadi Panglima TNI.

Rencananya, pelantikan Letjen Dudung Abdurrachman akan digelar pada pukul 14.30 WIB siang nanti.

Dudung Abdurrachman adalah sosok yang patut diperhitungkan di dunia militer Indonesia, hingga tak heran karirnya melesat.

Ia dikenal memiliki sikap yang keras terhadap ormas Front Pembela Islam (FPI) hingga berantas debt collector di Jakarta saat menjabat Pangdam Jaya.

Sejak 27 Juli 2020, Dudung naik pangkat menjadi Letnan Jenderal dengan tiga bintang di pundaknya.

Nama pria kelahiran Bandung, Jawa Barat tersebut sempat ramai diperbincangkan publik ketika ia bersikap keras terhadap FPI pada akhir 2020.

Dudung ketika itu, secara terang-terangan menginstruksikan prajuritnya untuk mencopot baliho organisasi FPI.

Instruksi ini diberikan Dudung tak lama usai Pemimpin FPI Rizieq Shihab kembali dari Arab Saudi pada November 2020.

Saat itu, spanduk Rizieq dan FPI bertebaran di berbagai penjuru Ibu Kota.

"Ada berbaju loreng menurunkan baliho Habib Rizieq, itu perintah saya," kata Dudung menjawab pertanyaan wartawan usai apel pasukan di Monas, Jakarta Pusat, Jumat (20/11/2020).

Baca juga: Jadi Tersangka Terorisme, Ini Peran Ustaz Farid Okbah, Anung Al-Hamad, dan Ahmad Zain An-najah di JI

Baca juga: Selain Panglima TNI, Jokowi juga Lantik Mayjen Suharyanto Jadi Kepala BNPB dan 12 Duta Besar RI

Baca juga: Hari Ini, Andika Perkasa akan Dilantik Jadi Panglima TNI, Dudung Abdurrachman Jadi KSAD

Dudung menjelaskan, awalnya sejumlah petugas satpol PP sudah menurunkan baliho yang dipasang tanpa izin itu. Namun, pihak FPI justru kembali memasang baliho-baliho tersebut. Oleh karena itu, TNI turun tangan.

Selain soal spanduk, kepulangan Rizieq saat itu juga sempat menimbulkan kerumunan oleh massa pendukungnya. Padahal, kerumunan massa dilarang di masa pandemi Covid-19.

Dudung pun sempat mengusulkan agar organisasi FPI dibubarkan saja.

"Kalau perlu FPI bubarkan saja itu. Bubarkan saja. Kalau coba-coba dengan TNI, mari. Sekarang kok mereka ini seperti yang ngatur, suka-sukanya sendiri," kata Dudung.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved