Jumat, 1 Mei 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Ajak Masyarakat Bersama-sama Lawan Korupsi, Ini Pesan Novel Baswedan di Hari Antikorupsi Sedunia

Novel mengajak publik untuk sama-sama melawan korupsi dengan perbuatan dan keteladanan, bukan hanya dengan kata-kata. 

Tayang:
Tribunnews.com/Gita Irawan
Penyidik Senior KPK Novel Baswedan usai menyerahkan laporan terkait dugaan pelanggaran HAM dalam TWK dan alih status pegawai KPK menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) kepada Komisioner Komnas HAM di kantor Komnas HAM RI Jakarta pada Senin (24/5/2021). 

TRIBUNTERNATE.COM - Mantan penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan telah resmi dilantik menjadi aparatur sipil negara (ASN) Polri, Kamis (9/12/2021).

Pelantikan Novel Baswedan dan 43 eks pegawai KPK lainnya yang tak lulus asesmen tes wawasan kebangsaan (TWK) bertepatan dengan peringatan Hari Antikorupsi Sedunia.

Novel Baswedan pun turut merayakan Hari Antikorupsi Sedunia.

Ia memberikan ucapan selamat Hari Antikorupsi Sedunia melalui akun Twitternya, @nazaqistsha, Kamis (9/12/2021).

Novel mengingatkan ke publik tentang bahayanya korupsi.

Dikatakan Novel, korupsi atau maling uang rakyat dapat merusak peradaban dan merendahkan moralitas.

Lebih lanjut, Novel mengatakan, tindakan maling uang rakyat juga akan menghambat kemajuan serta kesejahteraan.

Dalam cuitannya, Novel juga mengajak publik untuk sama-sama melawan korupsi dengan perbuatan dan keteladanan, bukan hanya dengan kata-kata. 

Baca juga: Lantik 44 Mantan Pegawai KPK, Kapolri Minta Novel Baswedan Cs Bantu Perbaiki Indeks Persepsi Korupsi

Baca juga: Alasan Novel Baswedan Mau jadi ASN Polri: Kesungguhan KPK Turun tapi Polri Serius Berantas Korupsi

"Korupsi merusak peradaban, merendahkan moralitas, menghambat kemajuan/kesejahteraan, membuat kesenjangan, ketidakadilan & tdk memanusiakan manusia.

Mari kita lawan bersama, tdk hanya dgn kata2, tp dgn perbuatan & keteladanan.

Selamat hari anti korupsi dunia," tulis Novel Baswedan

Alasan Novel Baswedan Mau jadi ASN Polri

Sebelumnya, Novel Baswedan mengungkapkan alasannya menerima tawaran dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk bergabung di ASN Polri.

Novel mengatakan, hal ini karena menurutnya kesungguhan Kapolri untuk memberantas korupsi dinilai serius, sedangkan kesungguhan KPK menurun.

Padahal, menurut Novel, fenomena korupsi saat ini makin marak terjadi dan dengan nominal yang besar.

Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved