Breaking News:

Bupati Halmahera Utara Kunjungi Warga Terdampak Gempa Bumi Magnitudo 5,5

Bupati Halmahera Utara, Ir Frans Manery mengunjungi warga yang terdampak gempa magnitudo 5,5 di Halmahera Utara, Maluku Utara, Senin (10/1/2022).

Penulis: Mufrid Tawary | Editor: Rohmana Kurniandari
TribunTernate.com/Mufrid Tawary
Kunjungan Bupati Halmahera Utara yang didampingi istrinya Christina Lessnusa ke beberapa desa terdampak gempa. 

TRIBUNTERNATE.COM - Bupati Halmahera Utara, Ir Frans Manery mengunjungi warga yang terdampak gempa magnitudo 5,5 di Halmahera Utara, Maluku Utara, Senin (10/1/2022).

Dalam kunjungannya, bupati didampingi oleh sang istri, Christina Lessnusa.

Bupati dan istrinya mengunjungi korban gempa di Desa Kusuri, Kecamatan Tobelo Barat, sekaligus ke beberapa desa terdampak di Kecamatan Kao Barat, Halmahera Utara.

Frans Manery berharap korban luka akibat gempa bumi segera lekas sembuh.

Sementara itu, pemerintah daerah setempat akan menanggulangi seluruh kesurakan rumah warga atas peristiwa tersebut.

Sejumlah rumah dan tempat ibadah yang rusak paska gempa di Halmahera Utara, Maluku Utara.
Sejumlah rumah dan tempat ibadah yang rusak paska gempa di Halmahera Utara, Maluku Utara. (TribunTernate/Arafik Hamid)

Baca juga: UPDATE Data Terbaru Kerusakan Rumah di Halmahera Utara Paska Gempa Magnitudo 5,5

Baca juga: Dua Korban Luka akibat Gempa Bumi Magnitudo 5.5 di Maluku Utara Masih Jalani Perawatan

Baca juga: Pemprov Maluku Utara Akui Izin PT Amazing Tabara Sedang Dikaji ESDM

Jumlah Kerusahan Rumah

Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Halmahera Utara merilis data terbaru terkait kerusakan rumah paska gempa magnitudo 5,5 di Halmahera Utara.

Data terbaru menunjukkan bahwa angka kerusakan rumah warga yang sebelumnya ada 17, naik menjadi 57, serta fasilitas umum dari 2 naik menjadi 4.

Kepala BPBD Halmahera Utara, Abner Manery pada Tribunternate.com merinci jumlah 57 yang tercatat, di mana 34 unit rumah rusak ringan, 18 unit rumah rusak sedang, serta 5 unit rumah rusak berat.

Sedangkan, 4 unit fasilitas umum, di mana 3 unit di antaranya merupakan rumah ibadah kategori rusak ringan dan  1 unit Kantor Desa Kusuri yang juga rusak ringan.

"Kami yang dibantu otoritas setempat masih melakukan pendataan. Sekarang kami juga intens berkomunikasi dengan sejumlah kepala desa se-Halmahera Utara," kata Abner.

Selain itu, Kepala BPBD Halut juga menyampaikan bahwa kebutuhan mendesak para korban saat ini adalah tenda dan logistik.

Untuk diketahui, sejumlah kerusakan rumah tersebar di dua Kecamatan antara lain, yakni Kecamatan Kao Barat dan Tobelo Barat Halmahera Utara.

(TribunTernate.com/Mufrid Tawary/Arafik Hamid)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved