Breaking News:

Soal Pengalihan Retribusi Pasar, Disperindag: Kita Menunggu Arahan Wali Kota Ternate

DPRD Kota Ternate, Maluku Utara meminta pengalihan penagihan retribusi pasar.

Penulis: Munawir Taoeda | Editor: Rohmana Kurniandari
TribunTernate.com/Munawir Taoeda
Kepala Dinas Perindag Kota Ternate, Hasyim Yusuf. 

TRIBUNTERNATE.COM - Belum lama ini, DPRD Kota Ternate, Maluku Utara meminta pengalihan penagihan retribusi pasar.

Di mana sebelumnya dikelola Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) kini beralih ke Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Ternate.

Kepada wartawan, Kepala Dinas Perindag Kota Ternate, Hasyim Yusuf saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut.

Dikatakan, pengalihan itu sudah disampaikan Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ternate, Jusuf Sunya.

"Jika waktu dekat ini mandat itu dari wali kota sudah ada, maka kita langsung action," ungkapnya, Senin (10/1/2022).

Baca juga: Asosiasi Petani Indonesia di Halmahera Utara Terbentuk, Wadah untuk Memperjuangkan Masalah Pertanian

Baca juga: Pemprov Maluku Utara Akui Izin PT Amazing Tabara Sedang Dikaji ESDM

Sesuai data, terdapat 40 pasar di Kota Ternate termasuk sejumlah pasar di kecamatan terluar seperti di Kecamatan Pulau Moti, Kecamatan Pulau Hiri, dan Kecamatan Batang Dua.

"Bukan hanya di Pasar Gamalama dan Pasar Bastiong, pasar-pasar lain di Ternate yang kita kafer retribusinya," jelas Hasyim.

Terkait besaran retribusi, pihaknya belum bisa menentukan.

"Tergantung spesifikasi, yang jualan di ruko berapa, jualan di kios berapa dan jualan di toko berapa," paparnya.

"Petugas penagih retribusi juga belum kita dibuat, nanti sehari dua kalau sudah ada, kita ikat dengan SK," pungkas Hasyim.

(TribunTernate.com/Munawir Taoeda)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved