Breaking News:

Pembangunan Jalan di Kecamatan Tidore Timur Dikeluhkan Warga

Warga mengatakan, proyek yang dikerjakan Balai Jalan hingga Jembatan Maluku Utara, tidak diketahui siapa kontraktor yang mengerjakannya.

Penulis: Faisal Amin | Editor: Ronna Qurrata Ayun
TribunTernate/Faisal Amin
Jalan di kecamatan Tidore Timur, Kota Tidore Kepulauan yang dikeluhkan. 

TRIBUNTERNATE.COM - Proyek pembangunan jalan di Kecamatan Tidore Timur, Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara menjadi sorotan publik.

Pasalnya, pembangunan jalan yang baru selesai dibangun ini sudah mengalami kerusakan. 

Kerusakan jalan yang baru dibangun ini dikeluhkan warga, karena  beberapa ruas jalannya sudah mulai rusak.

Rustam Hamisi, salah satu warga Kelurahan Mafututu kepada wartawan pada Selasa (11/1/2022) mengatakan, pembangunan jalan yang dibangun melewati dua kelurahan di Kecamatan Tidore Timur, yaitu Kelurahan Mafututu dan Jiko Cobo, sebagian ruas jalannya sudah mulai rusak dan sebagian ruas lainya sudah ditampal.

"Jalan dari Jiko Cobo sampe Mafututu ini baru dibangun, tapi sebagian ruas Jalan so retak dan ada juga yang so balobang kong dong so tampal ulang," ungkapnya.

Rustam menuturkan, proyek ini dikerjakan dari Balai Jalan dan Jembatan Maluku Utara, namun tidak diketahui siapa kontraktor yang mengerjakan proyek tersebut.

Baca juga: Dugaan Jual Beli Lapak di Pasar Ternate, Kejati Maluku Utara Kumpulkan Data dan Barang Bukti

Baca juga: Pembangunan Ruang Tunggu Terminal Gamalama Belum Temui Titik Terang

Baca juga: Konsultan Pengawas Diperiksa Terkait Kasus Dugaan Korupsi Pembangunan Menara Masjid Raya Al-Munawar

Selain itu, papan proyek pengerjaan jalan di Kecamatan Tidore Timur tersebut juga tidak terpasang. 

"Pembangunan jalan ini dari Balai Jalan dan Jembatan, tapi dia pe kontraktor yang kerjakan saya tara tau, bahkan pekerjaan ini tarada dia pe papan proyek," tutur Rustam.

Rustam juga menyesali pekerjaan jalan tersebut yang terkesan asal-asalan.

Menurutnya, pembangunan jalan seperti ini seharusnya dikerjakan dengan baik, sebab pembangunan tersebut menggunakan uang dari pajak yang dibayar masyarakat.

"Tentu kita sebagai warga kecewa, seharusnya pembangunan seperti ini dibangun dengan baik, karena pembangunan ini kan dong bangun pake doi pajak yang masyarakat bayar," cetusnya.

(TribunTernate.com/Faisal Amin)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved