Rabu, 20 Mei 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Kasus Covid-19 Tembus 27.000 per Hari, Jokowi: Tetap Tenang, Kondisi Rumah Sakit Masih Terkendali

Jokowi mengatakan, pemerintah telah memprediksi dan mengantisipasi lonjakan Covid-19 dengan sejumlah persiapan yang lebih baik dari tahun 2021.

Tayang:
YouTube/Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta masyarakat untuk tetap tenang di tengah lonjakan kasus Covid-19 varian Omicron. 

TRIBUNTERNATE.COM - Kasus harian Covid-19 di Indonesia pada Kamis (3/2/2022) mengalami kenaikan hingga 27.197 kasus dalam waktu 24 jam.

Jika dibandingkan dengan hari sebelumnya, jumlah kasus harian Covid-19 Kamis (3/2/2022) mengalami kenaikan hingga lebih dari 50 persen.

Meski demikian, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir dengan kenaikan tersebut.

Sebab, pemerintah telah memprediksi dan mengantisipasi lonjakan tersebut dengan sejumlah persiapan yang lebih baik dari tahun 2021.

“Lonjakan ini sudah diperkirakan dan diantisipasi oleh pemerintah, dengan kesiapan-kesiapan kita yang sudah jauh lebih baik dibandingkan tahun-tahun lalu, baik dari segi rumah sakit, obat-obatan dan oksigen, fasilitas isolasi, maupun tenaga kesehatan," kata Jokowi dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (4/2/2022).

"Kondisi rumah sakit hingga saat ini juga masih terkendali. Untuk itu saya minta bapak ibu dan saudara-saudara semuanya untuk tetap tenang," imbuhnya.

Baca juga: Kasus Covid-19 Diprediksi Terus Naik, Jokowi Gunakan Strategi Ini Agar Rumah Sakit Tidak Kolaps

Baca juga: Jokowi Akhirnya Gratiskan Vaksin Booster untuk Semua Masyarakat, Syaratnya Hanya Ini

Jokowi juga menegaskan bahwa meski varian Omicron punya tingkat penularan yang tinggi, namun tingkat fatalitasnya lebih rendah dibandingkan varian Delta.

Sehingga, tingkat keterisian rumah sakit dalam merawat pasien Covid-19 pun tidak membludak.

Hal tersebut dapat dilihat dari kasus Covid-19 yang terjadi di beberapa negara, yang juga dialami oleh Indonesia saat ini.

Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Presiden Joko Widodo (Jokowi). (Youtube/Sekretariat Presiden)

"Varian Omicron ini memang tingkat penularannya tinggi, namun tingkat fatalitasnya lebih rendah dibandingkan dengan varian Delta."

"Meskipun kasusnya melonjak cukup tinggi, namun keterisian di rumah sakit masih terkendali," papar Jokowi.

"Hal ini juga termasuk di negara kita, Indonesia, meskipun kasusnya melonjak cukup tinggi, namun keterisian di rumah sakit masih terkendali," imbuhnya.

Lebih lanjut, Presiden Jokowi menegaskan bahwa pasien Covid-19 varian Omicron tidak perlu mendapatkan perawatan di rumah sakit.

Sebab pasien varian Omicron, terlebih mereka yang tidak bergejala, bisa disembuhkan tanpa harus mendapat perawatan di rumah sakit.

Baca juga: Maya Septha Bagikan Cara Mendapat Obat Covid-19 Gratis dari Kemenkes: Program Ini Sangat Membantu

Baca juga: Kenapa Lonjakan Kasus Covid-19 Tampak Seperti Musiman? Ternyata Ini Penyebabnya

Caranya, pasien yang terpapar varian Omicron cukup melakukan isolasi mandiri di rumah dan mengonsumsi obat-batan serta mutivitamin.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved