Minyak Goreng Satu Harga
IRT di Ternate Kewalahan, Stok Minyak Goreng Satu Harga Langka Dipasaran
Meskipun Kebijakan minyak goreng satu harga sudah diberlakukan Pemerintah namun tampaknya masih belum berjalan dengan baik di lapangan.
Penulis: Randi Basri | Editor: Mufrid Tawary
TRIBUNTERNATE.COM- Meskipun Kebijakan minyak goreng satu harga sudah diberlakukan Pemerintah namun tampaknya masih belum berjalan dengan baik di lapangan.
Terutama di Kota Ternate, sebab, di beberapa Swalayan terjadi kelangkaan minyak goreng.
Hal ini pun dikeluhkan para ibu rumah tangga ( IRT ) yang selama ini menjadi konsumen minyak goreng untuk kebutuhan sehari-hari.
Seperti Nona (41), yang mengaku kewalahan mencari stok minyak goreng di beberapa Swalayan.
Menurutnya, di tempat-tempat tersebut, memang stok minyak goreng kemasan banyak sekali tetapi harganya mahal. Sedangkan, minyak goreng dengan harga Rp 14 ribu, itu langka.
"Saya sudah cari keliling beberapa Swalayan minyak goreng harga Rp 14000 kosong. Yang ada cuman harga diatas itu,"keluhnya. Sabtu (5/2/2022)
Pantauan Tribunternate.com, stok penjualan minyak goreng kemasan satu harga di 3 Swalayan besar Kota Ternate, hampir semua mengalami kekosongan.
Baca juga: Sudah Seminggu Stok Minyak Goreng di Halmahera Utara Habis
Baca juga: Harga Minyak Goreng di Ternate Terus Melonjak Naik, Pedagang: Kalau Ikuti Harga Pemerintah Rugi
Yudi Supervisor Hypermart Ternate mengaku, penjualan minyak goreng satu harga sudah diterapkan jauh sebelumnya.
Namun,stoknya menipis sehingga belum dipajangkan.
"Stok kita untuk minyak goreng premium ini sangat menipis sehingga kami jual bertahap dan harganya Rp 14000 per literanya,"katanya.
Untuk stok minyak goreng sayur menurut Yudi, masih tersedia. dan itu sementara dipajang di rak.
"Kalau minyak goreng sayur memang stok banyak. Tetapi harganya sedikit mahal dari penjualan satu harga,"tutupnya.
(Tribunternate.com/Randi Basri)