Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Angka Covid Tembus 100.000 Kasus per Hari, Korsel Tetap Longgarkan Pembatasan Sosial

Jumlah penambahan infeksi Covid-19 harian Korea Selatan (Korsel) mencapai rekor melampaui 100.000 kasus untuk pertama kalinya.

Anadolu Agency
Jumlah penambahan infeksi Covid-19 harian Korea Selatan (Korsel) mencapai rekor melampaui 100.000 kasus untuk pertama kalinya. 

TRIBUNTERNATE.COM - Jumlah penambahan infeksi Covid-19 harian Korea Selatan (Korsel) mencapai rekor melampaui 100.000 kasus untuk pertama kalinya.

Kasus positif harian mulai melonjak sejak Desember lalu, ketika kasus pertama varian Omicron dilaporkan di Korsel.

Menurut Kementerian Kesehatan Korsel, pada Jumat (18/2/2022), pemerintah Korsel melaporkan 109.831 kasus baru, sehingga total kasus menjadi lebih dari 1,75 juta.

Dengan tambahan 45 orang meninggal dunia, sehingga jumlah kematian terkait Covid-19 mencapai 7.283.

Meskipun terdapat lonjakan kasus baru, pemerintah Korsel pada hari sebelumnya melonggarkan beberapa pembatasan Covid-19.

Menurut Laporan Kantor Berita Yonhap, pemerintah Korsel menangguhkan sementara bukti identifikasi wajib saat memasuki fasilitas yang memerlukan bukti vaksinasi.

Kemudian, pemerintah Korsel juga memperpanjang jam buka kafe dan restoran hingga pukul 10 malam.

Ilustrasi Covid-19 di Korea Selatan
Ilustrasi Covid-19 di Korea Selatan (AFP)

Namun, batas jumlah orang yang diperbolehkan hadir di pertemuan pribadi tetap enam orang.

“Kami tidak dapat mengabaikan kehidupan realita pedagang kecil dan wiraswasta,” kata Perdana Menteri Kim Boo-kyum dalam pertemuan tanggapan Covid-19 seperti dikutip dari Anadolu Agency.

“Sampai gelombang Omicron bergeser ke tren menurun setelah melewati puncaknya, kami memutuskan untuk mempertahankan kebijakan sistem pembatasan sosial saat ini,” tambahnya.

Pemerintah Korsel menghadapi tekanan dari pengusaha kecil dan wiraswasta untuk melonggarkan pembatasan yang berdampak buruk pada bisnis dan kehidupan mereka.

Namun, awal Februari, para ahli kesehatan Korsel memperingatkan bahwa infeksi dapat meningkat di Korsel dan melampaui 200.000 kasus setiap hari karena omicron.

Selain itu, Korsel juga akan melaksanakan pemilihan presiden yang dijadwalkan pada 9 Maret mendatang.

Kampanye resmi kepresidenan juga dimulai pada hari Selasa, di mana para kandidat diizinkan untuk mengadakan pertemuan dan menjangkau secara langsung para pemilih mereka.

Sementara itu, sejauh ini Korsel telah memvaksinasi penuh 44,27 juta orang atau 86,3 persen dari 52 juta penduduknya.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved