Vaksinasi Booster saat Puasa Diperbolehkan, Ini Cara Atasi Efek Sampingnya Menurut dr Reisa
Meski vaksin booster diperbolehkan saat puasa, namun banyak masyarakat yang khawatir dengan efek sampingnya. Lakukan cara ini untuk atasi KIPI-nya.
Untuk itu, dr Reisa pun memberikan tips bagi yang ingin melakukan vaksin booster saat bulan Ramadan. Menurutnya, masyarakat perlu memilih jadwal vaksinasi booster yang mendekati waktu berbuka.
Baca juga: Menkes Ungkap Alasan Pemerintah Wajibkan Vaksin Booster untuk Mudik Lebaran: Demi Lindungi Lansia
Baca juga: Pasien Covid-19 Sebaiknya Jangan Makan Makanan Ini, Bisa Memperparah Gejala & Memperlambat Pemulihan
“Supaya nanti ketika beberapa jam setelah vaksin, biasanya kan KIPI nya baru terasa, itu bisa minum obat karena lewat dari waktu berbuka,” ucapnya.
Dr Reisa juga menyarankan agar masyarakat tidak perlu khawatir untuk vaksin booster karena dosis vaksin yang diberikan sebagian besar hanya setengah dosis di mana KIPI nya juga jauh lebih ringan. Bahkan, sebagian orang tidak merasakan KIPI setelah vaksinasi booster.
“Nah ini sangat membantu agar KIPI nya ini nggak perlu lagi sampai mengonsumsi obat-obatan jadi nggak perlu khawatir,” ujarnya.
Sebelum vaksinasi, dr Reisa juga menyarankan untuk mengkonsumsi makanan dengan asupan gizi seimbang agar kondisi tubuh tidak lemas.
“Biar kuat pada proses mau vaksinnya ada antre, pada saat sahurnya harus makan dengan gizi seimbang yang lengkap supaya kita punya energi yang cukup sepanjang hari,” ucapnya.
Artikel ini telah tayang di WartaKotaLive dengan judul Minimalisir KIPI Vaksin Booster Covid-19 Saat Puasa, Pilih Waktu Vaksin Jelang Berbuka Puasa