Akademisi: Halmahera Utara Adalah Wujud Indahnya Toleransi Dalam Kebersamaan
April 2022, merupakan momentum Paskah dan Ramadan, yang merupakan sebuah bentuk nilai dan simbol kerukunan antar umat beragama.
TRIBUNTERNATE.COM - Menurut Gunawan Abas, April 2022 merupakan bulan langka karena di bulan ini, terdapat dua perayaan besar keagamaan.
Yaitu Puasa Ramadan bagi umat Muslim, dan Perayaan Hari Paskah bagi umat Kristen.
"Artinya, tanpa tidak disadari, momentum ini merupakan sebuah bentuk nilai dan simbol kerukunan antar umat beragama."
"Bahwa secara manusiawi membentuk rasa hormat dan toleransi, dalam sebuah simbol Hibualamo atau Rumah Besar, "ungkap Akademisi Universitas Hein Namotemo, Halmahera Utara, Sabtu (16/4/2022).
Baca juga: Jelang Perayaan Hari Paskah, Pendeta Gereja Elim: Bangun Kebersamaan di Halmahera Utara
Di Halmahera Utara, setiap perayaan kedua agama ini, selalu dihargai dan dihormati.
"Buktinya, bulan puasa, saudara kita (kristen) cukup tinggi menghargai, "katanya.
Di perayaan bersamaan, Kristen dengan Paskahnya, Muslim dengan Ramdannya, maka diimplementasi dalam kerukunan.
Hal ini, sudah berlangsung turun-temurun dan masih berjalan hingga saat ini.
"Selain rasa toleransi yang tinggi, masyarakat Halmahera Utara juga memiliki ikatan kekeluargaan agama sangat baik, "ujarnya.
Di mana saling menjaga keharmonisan lintas agama. Sehingga kerukunan terus terjalin di Halmahera Utara.
Baca juga: Kisah Seorang Ibu di Halmahera Utara yang Lima Tahun Bekerja Sebagai Pembuat Paving Block Press
Menurut Gunawan, dari 10 kabupaten dan kota. Halamhera Utara mempunyai toleransi sangat tinggi.
Mewujudkan masyarakat memiliki toleransi tinggi, rukun, serta saling menghormati satu sama lain dalam kehidupan damai dan harmonis.
"Saya meyampaikan selamat merayakan, dan selamat memperingati Kenaikan Isa Almasih, damai sejahtera untuk umat manusia, "pungkasnya. (*)