Debu PLTU di Tidore Kian Mengancam, Warga Akui Pasrah dan Kibarkan Benderà Putih
Warga di Kelurahan Rum Balibunga Kota Tidore Kepulauan mengibarkan bendera Putih di depan rumah mereka.
Penulis: Faisal Amin | Editor: Mufrid Tawary
TRIBUNTERNATE.COM- Warga di Kelurahan Rum Balibunga Kota Tidore Kepulauan mengibarkan bendera Putih di depan rumah mereka.
Pengibaran bendera putih itu sebagai bentuk protes atas dampak debu PLTU.
Pantauan Tribunternate.com Jum'at (13/5/2022) sekitar pukul 09:19 WIT.
Sejumlah warga memasang bendera putih di depan rumah mereka masing masing hingga Jalan menuju lokasi PLTU.
Samad (56) salah seorang warga RT 04 Kelurahan Rum Balibunga yang terkena dampak dari debu PLTU mengaku warga sekitar PLTU pasrah.
Bendera putih mereka dikibarkan itu sebagai tanda bahwa mereka sudah tidak mampu lagi.
"Kase nae (Naikin) bendera putih itu karena so (Sudah) pasrah, Abu (debu) Batu Bara ini tong so poha (sudah tidak mampu", ungkap Samad.
Menurut Samad sejauh ini warga sekitar PLTU berharap agar terbebas dari debu sama sekali belum terwujud.
Baca juga: Sherly Tjoanda: Ayo Pelihara Adat dan Budaya Tokuwela
Baca juga: Bos Ternate Elektronik Minta Maaf ke Sang Istri, Upayanya Ditolak Ibu Mertua, Begini Ceritanya
"Torang ini ingin supaya jangan ada Abu (debu) lagi, tapi sampe ini masih saja ada, " Keluhnya.
Debu Batu bara yang keluar dari Cerobong asap , menyebar ke pemukiman warga di dekat PLTU.
Dia Juga menyayangkan karena hingga sekarang, belum ada solusi dari Pihak PLTU untuk menyelesaikan persebaran debu Batu Bara ke pemukiman warga.
"Padahal, kejadian ini so ulang ulang (Sudah berukang kali) tapi smape sekarang belum ada penyelesaian, " Pungkasnya.(*)