Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Kasus HIV di Morotai Tinggi, Tahun ini Sudah Renggut 4 Nyawa

Kasus Human Immunodeficiency Virus (HIV), di  Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara tinggi

Penulis: Fizri Nurdin | Editor: Mufrid Tawary
Freepik
Laporan baru dari WHO menegaskan bahwa infeksi HIV merupakan faktor signifikan yang dapat menyebabkan risiko Covid-19 yang parah/kritis hingga dapat menyebabkan kematian. 

TRIBUNTERNATE.COM- Kasus Human Immunodeficiency Virus (HIV), di  Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara tinggi

Ini dibenarkan Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kabupaten Pulau Morotai, Syahrir Adam.

Morotai saat ini rawan kasus HIV ucap Syahrir.

Data terbaru memperlihatkan pertengahan tahun ini terdapat 15 kasus.

Dari jumlah tersebut 4 diantaranya tak bisa diselamatkan.

"Data ini sesuai teregister di RSUD Morotai,"Ujar Syahrir, Senin (23/05/2022).

Dia mengungkapkan, mereka yang  meninggal dunia terdapat  tiga orang belum ada pengobatan sama sekali.

Sedangkan satunya lagi putus pengobatan,.

Rata-rata mereka  yang meninggal di usia produktif.

"Tahun 2021 ada 21 orang yang ditemukan tertular penyakit mematikan ini. Dan satu meninggal dunia,"Terangnnya.

Menurut Syahrir mereka diketahui terdeteksi HIV saat pasien berobat atau masuk rumah sakit.

Baca juga: Diandra Ariesta: Saya Masih Tak Sangka Bisa Meraih Medali Emas SEA Games 2022

Baca juga: Wali Kota Ternate Dukung Ekspor Produk Olahan Kenari UMKM

"Biasanya pasien dirujuk baru ketahuan. Kami menduga yang terdeteksi banyak cuman mereka tidak mau cek kesehatan karena merasa diri sehat,"Tambahnya.

Dengan kondisi begini Syahrir mengaku sangat menghawatirkan.

Sebab penyakit yang satu ini sangat membahayakan karena tidak bisa dilihat secara kasat mata.

"Bahaya sekali  HIV ini, sehingga harus segera diantisipasi,"Pintanya.

Dalam kesempatan itu Syahrir memberikan tips agar terhindar dari HIV.

Yaitu hindari seks bebas, narkoba, dan terapkan perilaku hidup sehat.

,"Untuk pengobatan semisal  kita sudah dinyatakan positif itu tergantung daya tahan tubuh. Karena kalau daya tahan tubuh lemah kemungkinan untuk hidup sangat kecil,"Tutupnya. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved