Pemkab Halmahera Selatan
Dinsos Halmahera Selatan Perkuat Lumbung Sosial di Wilayah Rawan Bencana
"Lumbung sosial akan difokuskan di wilayah Pulau Obi dan wilayah Kecamatan Gane Timur, "ungkap Kadinsos Halmahera Fadjri S Kambey
Penulis: Nurhidayat Hi Gani | Editor: Munawir Taoeda
Ringkasan Berita:1. Dinsos Halmahera Selatan bakal memperkuat lumbung sosial di wilayah rawan bencana pada 2026
2. Lumbung sosial akan difokuskan di wilayah Pulau Obi dan wilayah Kecamatan Gane Timur
3. Fadjri S Kambey: Kami siapkan sembako dan kebutuhan lain
TRIBUNTERNATE.COM, BACAN - Dinas Sosial (Dinsos) Halmahera Selatan, Maluku Utara bakal memperkuat lumbung sosial di wilayah rawan bencana pada 2026.
Langkah ini diambil untuk antisipasi ketersediaan logistik bagi warga saat terjadi bencana alam.
Kepala Dinsos Halmahera Selatan Fadjri S Kambey mengatakan, penguatan lumbung sosial menjadi agenda penting pemerintah daerah guna mempercepat layanan bantuan di lapangan.
"Kami siapkan sembako dan kebutuhan lain. Targetnya tahun depan lumbung sosial ini diperkuat agar kebutuhan pengungsi bisa terpenuhi lebih cepat, "janji Fadjri dalam keterangannya, Kamis (20/11/2025).
Baca juga: Alokasi Belanja Operasi APBD Induk 2026 Halmahera Selatan Lebih Besar dari Belanja Modal
Menurutnya, lumbung sosial akan difokuskan di wilayah Pulau Obi dan wilayah Kecamatan Gane Timur.
Pasalnya 2 wilayah tersebut sering menjadi lokasi pengungsian setiap kali bencana melanda.
Dengan menempatkan logistik di daerah yang dekat dengan titik bencana, proses distribusi dapat dilakukan tanpa hambatan waktu.
"Dengan adanya lumbung sosial di dua zona itu, pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat bisa dilakukan lebih cepat tanpa menunggu kiriman dari Labuha, "ungkap Fadjri.
Lanjutnya, pengelolaan lumbung sosial nantinya akan diserahkan kepada relawan yang tergabung dalam kampung siaga bencana (KSB).
Pelibatan relawan KSB cukup efektif untuk mempercepat koordinasi dan memastikan kesiapsiagaan di tingkat desa.
Baca juga: Wabup Taliabu La Ode Yasir Hadiri Rakornas Kepegawaian di Jakarta, Bahas Reformasi Birokrasi
"Pengelolaannya kami serahkan kepada relawan KSB agar koordinasi lebih cepat dan respons lebih tepat saat bencana terjadi, "katanya.
Karenanya ia berharap hadirnya lumbung sosial di tahun depan dapat memperkuat kesiapan logistik.
"Wilayah rawan bencana harus semakin kuat dan mampu mengurangi risiko keterlambatan bantuan kepada warga terdampak, "tandasd Fadjri. (*)
| Realisasi PAD Halmahera Selatan Triwulan I 2026 Tak Capai 25 Persen, Begini Penjelasannya |
|
|---|
| Kasus Stunting Masih Tinggi, Dinkes Halmahera Selatan Dorong Optimalisasi Program Imunisasi |
|
|---|
| Dinkes Halmahera Selatan Larang Operasi 7 Dapur MBG karena Belum Kantongi SLHS |
|
|---|
| Dugaan Pengkondisian Proyek Jalan di Kastim Halmahera Selatan Dilaporkan ke Polisi, Seret 2 Pejabat |
|
|---|
| Minim Laporan Tenaga Kerja, Ditransker Halsel Siapkan UPTD di Obi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/penanganan-banjir-di-Bacan-Halmahera-Selatan-oleh-pemerintah-daerah.jpg)