Ini Kesiapan Panitia Hingga Tamu yang Diundang Untuk Hadiri Dakwah UAS di Sofifi
Menurut Panitia sejumlah fasilitas safari dakwah, Ustaz Abdul Somad (UAS) di Sofifi sudah disiapkan.
Penulis: Randi Basri | Editor: Mufrid Tawary
TRIBUNTERNATE.COM - Menurut Panitia sejumlah fasilitas safari dakwah, Ustaz Abdul Somad (UAS) di Sofifi sudah disiapkan.
UAS sendiri akan melaksanakan safari dakwah, sekaligus khutbah Jum'at, di Masjid Shaful Khairaat, Sofifi papà tanggal 3 Juni mendatang.
Wakil koordinator panitia safari dakwah, UAS di Sofifi, Surya mengaku, untuk persiapan panitia sendiri memang sudah hampir rampung.
Panitia sudah melakukan rapat bersama, Pemerintah Provinsi Maluku Utara, Badan Kesejahteraan Masjid (BKM) Masjid Raya Shaful Khairaat, Sofifi, Bagian Kesejahteraan Masyarakat (Biro Kesra) dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Maluku Utara.
Selain dengan Pemprov, panitia juga sudah melakukan koordinasi dan menyampaikan surat kepada Polda Maluku Utara, terkait kedatangan UAS ini.
Baca juga: Lirik Lagu dan Chord Gitar Penantian - Armada: Penantian Ini Teramatlah Panjang
Baca juga: Lowongan Kerja Ternate, Posisi Kepala Cabang PT Hasjrat Multifinance, Pengalaman Minimal 3 Tahun
"Kalau soal kesiapan alhamdulilah, untuk masalah teknis sudah dibahas,”kata Surya kepada TribunTernate.com, Senin (30/5/2022).
Menurutnya, hingga sekarang kesiapan kedatangan UAS sudah hampir 85 persen seperti sound sistem, sinyal dan lainnya.
Sementara untuk lokasi juga sudah siap dan itu dipastikan terpusat di masjid Raya Shaful Khairaat Sofifi.
Gubernur Maluku Utara KH Abdul Gani Kasuba juga dipastikan menghadiri safari dakwah UAS. Selain itu, semua jajaran Pemprov juga ikut hadir.
"Jadi nanti pak Gubernur juga hadir, panitia juga sudah mengundang semua pimpinan-pimpinan SKPD di lingkup Pemprov Maluku Utara ," jelasnya.
Ada juga undangan resmi dari masing-masing majelis taklim ibu-ibu.
Sementara yang lain itu panitia, hanya mengandalkan dengan media sosial, baik itu live streaming, flayer, spanduk-spanduk dan pemberitaan media di Maluku Utara.
"Yang jelas semua persiapan, sudah hampir 85 persen rampung, sambil melihat masalah teknis yang lain akan segera diselesaikan," pungkasnya. (*)