Masker Tak Diperlukan, CDC Sebut Virus Cacar Monyet Tak Menular Lewat Udara tapi Lewat Kontak Fisik

Virus cacar monyet atau monkeypox yang sebelumnya disebut dapat menular melalui udara ternyata hanya bisa menular melalui kontak fisik dan cairan.

Brian W.J. Mahy/Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit/AFP
ILUSTRASI Virus cacar monyet atau monkeypox - Foto diambil oleh CDC pada tahun 1997 selama penyelidikan wabah cacar monyet, yang terjadi di Republik Demokratik Kongo (DRC), dan menggambarkan permukaan punggung kasus cacar monyet di seorang pasien yang menunjukkan munculnya ruam karakteristik selama tahap penyembuhan. 

TRIBUNTERNATE.COM - Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat (AS) telah memperbarui panduannya terkait pemakaian masker untuk menghindari virus cacar monyet atau monkeypox.

Dilansir dari WebMD, virus cacar monyet yang sebelumnya disebut dapat menular melalui udara ternyata hanya bisa menular melalui kontak fisik langsung.

Pekan lalu, CDC memperbarui peringatan perjalanan orang untuk virus cacar monyet dan menyarankan masyarakat untuk beralih dari mempraktikkan tindakan pencegahan "biasa" menjadi mempraktikkan tindakan pencegahan "yang ditingkatkan".

Peningkatan pencegahan yang ditingkatkan itu termasuk mencuci tangan secara teratur dan mengenakan masker untuk menghindari tertular cacar monyet.

Namun saat ini, kata juru bicara CDC dalam sebuah pernyataan kepada Reuters, pedoman itu telah dihapus pada Senin (6/6/2022) karena dapat "menyebabkan kebingungan".

Pada Kamis (9/6/2022), CDC mengeluarkan pernyataan kepada media tentang bagaimana virus cacar monyet menyebar, meskipun tidak menyebutkan pedoman masker yang diubah.

Baca juga: WHO Sebut Virus Cacar Monyet Kemungkinan Tak akan Jadi Pandemi, Apa Alasannya?

Baca juga: Virus Cacar Monyet Meluas, Kemenkes Minta Rakyat Lakukan Pencegahan, Ini Gejala & Cara Penularannya

Pernyataan itu menyebut bahwa monkeypox tidak seperti Covid-19 atau campak yang bisa bertahan lama di udara dan "tidak menular selama periode singkat pada wilayah udara yang sama".

CDC mengatakan bahwa pihaknya belum pernah mendengar ada orang yang terkena cacar monyet saat duduk di pesawat di dekat orang yang menderita cacar monyet, bahkan dalam penerbangan internasional yang panjang.

Namun, monkeypox dapat menyebar melalui "air liur atau sekresi pernapasan" selama kontak tatap muka, meskipun penelitian sebelumnya menunjukkan hal ini jarang terjadi.

Ilustrasi virus cacar monyet yang menyerang manusia.
Ilustrasi virus cacar monyet yang menyerang manusia. (The Strait Times)

Lebih lanjut, CDC mengimbau agar orang yang sudah menderita cacar monyet disarankan untuk terus memakai masker di sekitar orang lain di rumah mereka jika kemungkinan terjadi kontak dekat.

Petugas kesehatan dan orang-orang yang mungkin memiliki kontak dekat dengan penderita cacar monyet juga disarankan untuk memakai masker.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved