Terkini Internasional
Ditinggalkan oleh Lebih dari 50 Pejabatnya, PM Inggris Boris Johnson Mengundurkan Diri
Media Inggris melaporkan bahwa Perdana Menteri (PM) Inggris Boris Johnson mengundurkan diri.
TRIBUNTERNATE.COM - Media Inggris melaporkan bahwa Perdana Menteri (PM) Inggris Boris Johnson mengundurkan diri.
Menurut laporan BBC, Johnson akan segera mengumumkan pengunduran dirinya secara resmi dari kursi Perdana Menteri Inggris.
Seperti diketahui, Johnson telah ditinggalkan oleh menteri yang baru diangkatnya dan lebih dari 50 pejabat lainnya dalam sebagai aksi memberontak yang telah membuat pemerintah Inggris hampir lumpuh.
"Dia akan segera membuat pernyataan," lapor BBC seperti dikutip The Straits Times.
Dengan delapan menteri, termasuk dua sekretaris negara, mengundurkan diri dalam dua jam terakhir, membuat Johnson yang tak lagi memiliki kekuasaan akan tunduk pada hal yang tak terhindarkan dan menyatakan bahwa dia akan mundur kemudian.
“Boris Johnson akan mengundurkan diri sebagai pemimpin Partai Konservatif hari ini,” kata editor politik BBC, Chris Mason.
Baca juga: Moderna Bangun Pusat Penelitian di Inggris untuk Persiapan Pandemi, Sinyal Covid Tak Akan Hilang?
Baca juga: Dubes Inggris Catat Kekecewaan Indonesia Soal Pengibaran Bendera Pelangi LGBT
Baca juga: Kibarkan Bendera LGBT, Kedubes Inggris Duduki Trending, Ini Kata DPR, Muhammadiyah, hingga Kemlu RI
Mason menambahkan bahwa persaingan kepemimpinan Partai Konservatif akan berlangsung musim panas ini dan pemenangnya akan menggantikan Johnson pada bulan Oktober.
Setelah berhari-hari berjuang untuk pekerjaannya, Johnson telah ditinggalkan oleh hampir semua menterinya kecuali segelintir sekutu.
Kejadian ini sangat berbeda jauh dari ketika Johnson, naik ke kursi kekuasaan pada 2019 lalu.
Pada saat itu, ia memenangkan sebagian besar, meraih suara di beberapa bagian Inggris yang belum pernah mendukung Partai Konservatifnya sebelumnya.
Bahkan Menteri Keuangannya, Nadhim Zahawi, yang baru diangkat ke jabatannya, telah meminta Johnson untuk mengundurkan diri.
“Ini tidak berkelanjutan dan hanya akan menjadi lebih buruk."
"Untuk Anda (Johnson), untuk Partai Konservatif dan yang paling penting, negara ini, Anda harus melakukan hal yang benar dan pergi sekarang," kata Zahawi.
Daftar Pejabat Kabinet Inggris yang Mengundurkan Diri
Tekanan terhadap Perdana Menteri Inggris Boris Johnson meningkat seiring keluarnya 44 menteri dan pejabat hingga Rabu (6/7/2022).
Rentetan pengunduran diri para pejabat dan menteri Inggris terjadi sejak Selasa (5/7/2022) karena berbagai skandal yang menyangkut Boris Johnson.
Bahkan, PM Inggris Boris Johnson nyaris mendapat mosi tidak percaya tetapi akhirnya lolos.
Apabila Boris Johnson tetap bertahan sebagai PM Inggris, ia harus membangun ulang kabinet pemerintahannya.
Dikutip Kompas.com dari laporan Sky News, berikut adalah daftar pejabat Inggris yang mundur di bawah kepemimpinan Boris Johnson.
- Menteri Keuangan Rishi Sunak
- Menteri Kesehatan Sajid Javid
- Menteri Wales Simon Hart
- Menteri Anak-anak dan Keluarga Will Quince
- Menteri Sekolah Robin Walker
- Menteri Kehakiman Victoria Atkins
- Menteri Perbendaharaan John Glen
- Menteri Lingkungan Hidup Jo Churchill
- Menteri Perumahan Stuart Andrew
- Menteri Ketenagakerjaan Mims Davies
- Menteri junior Kemi Badenoch
- Menteri junior Julia Lopez
- Menteri junior Lee Rowley
- Menteri junior Neil O'Brien
- Menteri junior Alex Burghart
- Menteri Dalam Negeri Rachel Maclean
- Menteri Ekspor Inggris Raya Mike Freer
- Sekretaris pribadi parlemen di Kementerian Tranportasi Laura Trott
- Jaksa Agung Alex Chalk Utusan perdagangan untuk Maroko Andrew Murrison
- Wakil Ketua Partai Konservatif Bim Afolami
- Sekretaris pribadi parlemen untuk Menteri Irlandia Utara Jonathan Gullis
- Sekretaris pribadi parlemen untuk Menteri Kesehatan Saqib Bhatti
- Sekretaris pribadi parlemen untuk Kementerian Transportasi Nicola Richards
- Sekretaris pribadi parlemen di Kementerian Wales Virginia Crosbie
- Sekretaris pribadi parlemen di Kementerian Keuangan Claire Coutinho
- Sekretaris pribadi parlemen di Kementerian Pendidikan David Johnston
- Sekretaris pribadi parlemen di Kementerian Bisnis, Energi, dan Strategi Industri Felicity Buchan
- Sekretaris pribadi parlemen di Kementerian Perbendaharaan Selaine Saxby
- Sekretaris pribadi parlemen di Kementerian Perumahan Duncan Baker
- Sekretaris pribadi parlemen untuk kanselir Craig Williams
- Sekretaris pribadi parlemen untuk Menteri Irlandia Utara Mark Logan
- Utusan perdagangan perdana menteri untuk Kenya Theo Clarke
- Sekretaris pribadi parlemen di Kementerian Bisnis Mark Fletcher
- Sekretaris pribadi parlemen di Kementerian Pendidikan Sara Bitcliffe
- Sekretaris pribadi parlemen di Kementerian Skotlandia Ruth Edwards
- Sekretaris pribadi parlemen di Kementerian Perdagangan Peter Gibson Utusan perdagangan untuk Angola dan Zambia David Duguid
- Sekretaris pribadi parlemen di Kementerian Lingkungan Hidup, Pangan, dan Urusan Pedesaan James Sunderland
- Sekretaris pribadi parlemen di Kementerian Peningkatan Level Jacob Young
- Sekretaris pribadi parlemen di Kementerian Pekerjaan dan Pensiun James Daly
- Utusan perdagangan untuk Selandia Baru David Mundell
- Sekretaris pribadi parlemen Kementerian Peningkatan Level Danny Kruge
- Kemudian, ada satu menteri yang dipecat yaitu Menteri Peningkatan Level, Perumahan, dan Masyarakat Michael Gove.
Untuk mengisi kekosongan, sementara ini PM Inggris Boris Johnson meunjuk tiga orang yaitu:
- Nadhim Zahawi dari Menteri Pendidikan menjadi kanselir
- Steve Barclay dari Kanselir Lancaster dan Menteri Kabinet menjadi Menteri Kesehatan
- Michelle Donelan menggantikan Zahawi sebagai Menteri Pendidikan
(TribunTernate.com/Qonitah)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/perdana-menteri-inggris-boris-johnson.jpg)