Kasus Anak di Bekasi Dirantai Orangtuanya karena Suka Habiskan Makanan, Sebut Ayah Suka Nonjok
Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Hengki mengatakan, pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan terhadap orangtua R.
Polisi kini tengah memeriksa PS yang merupakan ayah kandung.
Dan AR selaku ibu tirinya juga tengah diperiksa oleh penyidik Satreskrim Polres Metro Bekasi Kota.
"Ada barang bukti yang diamankan seperti rantai dan sebagainya, untuk mengetahui motif dan sebagainya akan dilakukan pemeriksaan terlebih dahulu," ucap Hengki.
3. Pekerjaan Orang Tua R
Polisi mengatakan ayah korban bekerja sebagai seorang sopir.
Sementara, ibu tiri korban merupakan seorang guru untuk anak-anak autis di kawasan Pondok Gede.
Hengki menuturkan pihaknya juga akan melakukan visum terhadap R untuk mengetahui sudah berapa lama dirinya dipasung atau dirantai kakinya.
"Ya kita masih melakukan pendalaman (soal dugaan penelantaran anak), kalau lihat dari gizi dan sebagainya, lahap sekali makannya ya kita lihat, mungkin kurang kepedulian dari orang tua, rasa kasih sayang berkurang dengan alasan berbagai suaminya kerja jadi driver, istrinya kerja, kalau melihat dari itu kita dalami," tutur Hengki.
Baca juga: Kasus Meme Stupa Borobudur Mirip Jokowi, Roy Suryo Ditetapkan Jadi Tersangka tapi Belum Ditahan
Baca juga: Bocah SD di Tasikmalaya Depresi hingga Meninggal Usai Dipaksa Setubuhi Kucing, Ini Fakta-faktanya
4. Alasan Anak Dirantai
Bocah yang dirantai itu berinisial R (15), ia diduga suka menghabiskan makanan, sehingga orangtuanya tega mengikat bocah laki-laki tersebut menggunakan rantai.
Keterangan ini disampaikan Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Bekasi Raya Frans Sondang Sitorus saat dijumpai di Polres Metro Bekasi Kota, Kamis (21/7/2022).
"Tadi saya sempat ngobrol dengan orangtua katanya mereka bilang, anak ini sering menghabiskan makanan, itu yang pertama," kata Frans.
"Karena jatah orangtua diambil begitu, bahkan tadi ada laporan takutnya mengambil makanan tetangga jadi mereka (orangtua) mengikat," tambahnya.
Namun, keterangan ini menurut Frans tidak mendasar.
Terlebih pengakuan ibunya yang menyebut R sendiri yang minta diikat.