Dibangun Dengan Anggaran Tidak Sedikit, Dua Terminal Angkutan Umum di Halmahera Utara Terbengkalai

Kini Terminal Galela dan Terminal Malifut terbengkalai, padahal bangunan-bangunan tersebut dibangun dengan anggaran yang tidak sedikit.

Penulis: Arafik Hamid | Editor: Munawir Taoeda
TribunTernate.com/Arafik Hamid
MIRIS: Tampak bangunan Terminal Galela dan Terminal Malifut di Halmahera Utara yang kini terbengkalai, padahal dua bangunan itu dibangun dengan anggaran yang tidak sedikit, yakni hingga miliaran rupiah, Sabtu (13/8/2022). 

TRIBUNTERNATE.COM - Dibangun dengan anggaran miliar rupiah, dua terminal angkutan umum di Halmahera Utara tidak difungsikan dan terbengkalai.

Dua terminal tersebut itu ialah Terminal Galela di Desa Soasio, dan Terminal Malifut di Desa Soma. Diketahui, kedua terminal angkutan umum rute Galela-Tobelo dan Malifut-Tobelo Halmahera Utara.

Sebelum konflik horisontal, dua terminal angkutan umum ini masih aktif dan ramai, sebab berdekatan dengan pusat perekonomian dan pemerintahan Halmahera Utara.

Baca juga: Tak Lama Lagi Kapolda Maluku Utara Akan Berkantor di Sofifi

Amatan TribunTernate.com, Sabtu (13/8/2022). Terminal Galela bersebelahan dengan pasar dan pelabuhan Tol Laut, Surabaya-Galela Halmahera Utara.

Hal yang sama juga di Terminal Malifut, bersebelahan juga dengan pasar dan salah satu kantor perusahaan tambang emas.

Baca juga: Wisata Morotai Miliki 28 Spot Diving, Hotel Sahid Molokai Lengkapi Fasilitas Wisata Morotai

Lantaran terbengkalai, warga yang entah dari mana, menempati Terminal Galela dan Terminal Malifut, untuk dijadikan tempat tinggal.

"Sebelum konflik, Terminal Galela dan Terminal Malifut ini sangat ramai, karena sekitar terminal ada perusahaan pisang. Namun setelah konflik, langsung sepi, "tutur Awi, warga sekitar. (*)

Sumber: Tribun Ternate
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved