Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

HUT RI ke 77

Keluarga Veteran di Halmahera Utara Menangis Usai Terima Tanda Terimakasih di Upacara HUT RI ke 77

Arif Dabi Dabi Djasim tak bisa menahan tangis, saat dipanggil untuk menerima tanda terimakasih pada HUT RI ke 77 di Halmahera Utara.

Editor: Munawir Taoeda
TribunTernate.com/Arafik Hamid
MOMEN: Arif Dabi Dabi Djasim saat memeluk Wakil Bupati Halmahera Utara, Muhclis Tapi Tapi sambil menangis pada HUT Ri ke 77 di Halmahera Utara. Ia menangis saat menerima tanda terimakasih dan mengenang orang tuanya saat mengusir penjajah, Kamis (18/8/2022). 

TRIBUNTERNATE.COM - Momen mengharukan terjadi, saat upacara bendera HUT RI ke 77 di Halmahera Utara, Rabu (17/8) kemarin.

Momen haru itu terjadi tatkala Wakil Bupati Halmahera Utara, Muhclis Tapi Tapi memanggil keluarga veteran, untuk menerima tanda terimakasih.

Ya, dia adalah Arif Dabi Dabi Djasim (78), anak dari pejuang merah putih asal Galela, Halmahera Utara, yang meneteskan air matanya.

Amatan TribunTernate.com, diiringi musik nasionalisme, Arif Dabi Dabi Djasim berjalan dari arah tempat duduk tamu, menuju Wakil Bupati Halmahera Utara, Muhclis Tapi Tapi sambil menangis.

Baca juga: Pantai Nunuhu, Wisata Morotai yang Suguhkan Hamparan Pasir Putih yang Menawan

Arif Dabi Dabi Djasim tak kuasa menahan tangis, lantaran momen tersebut membuatnya kembali mengingat, peran orang tuanya mengusir penjajah dari tanah Halmahera Utara.

Sesampainya dihadapan Bupati Halmahera Utara, Muhclis Tapi Tapi. Keduanya langsung berpelukan, sambil menangis haru.

Baca juga: Warga Mareku di Tidore Gelar Upacara Bendera HUT RI ke 77 Setiap 18 Agustus, Ada Apa?

Bupati Halmahera Utara, Muhclis Tapi Tapi pun menyerahkan tanda terimakasih, setelah itu mencium tangan dari Arif Dabi Dabi Djasim, sebagai tanda penghormatan.

Saat di konfirmasi TribunRernate.com, Arif Dabi Dabi Djasim mengakui menangis karena mengenang orang tuanya, mengusir penjajah dari tanah Halmahera Utara.

"Saya ingat pahlawan, waktu itu, orang tua saya berjuang demi merah putih, "tutur kakek berusia 78 tahun sambil mengusap air mata. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved