PT IWIP Hadir untuk Mendukung Pengembangan Ekonomi Kreatif dan UMKM di Maluku Utara
PT IWIP hadir untuk mendukung pengembangan Ekonomi Kreatif dan UMKM di Maluku Utara pasca Pandemi Covid-19.
TRIBUNTERNATE.COM - Pandemi Covid-19 kemarin, sangat mempengaruhi seluruh sektor, tidak terkecuali para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah atau UMKM.
Oleh karena itu segala upaya dalam memperkuat kembali perekonomian, menjadi perhatian bagi PT Indonesia Weda Bay Industrial Park atau PT IWIP.
Hal itulah yang menjadi alasan PT IWIP mendukung kegiatan Syukur Dofu Ekonomi Kreatif Festival di Tidore, Maluku Utara yang diselenggarakan oleh Gekraf Tidore Kepulauan.
Ketua Panitia, Abdul Haris Muhidin mengatakan ada dua momentum besar yang menjadi alasan terselenggaranya kegiatan ini.
Baca juga: Daftar Nama-nama Caleg Kabupaten Pulau Morotoi Belum Dirilis, Ini Penjelasan KPU
Pertama, adanya Sail Tidore 2022 yang akan berlangsung pada November dan gerakan menuju Hari Kreatif Nasional, yang bakal ditetapkan oleh pemerintah menjelang G20 nanti.
"Kami ingin membuka ruang-ruang kolaborasi, sehingga Syukur Dofu Ekonomi Kreatif Festival ini menjadi momentum, untuk mengembangkan potensi UMKM atau pelaku ekonomi kreatif di Tidore, "harapnya.

Tak hanya dari Tidore, para UMKM yang turut serta dalam kegiatan ini, juga berasal dari Halmahera Tenga dan Kota Ternate.
Total terdapat 27 UMKM yang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. UMKM ini didominasi oleh kuliner, kriya, dan fashion.
Olehnya itu ia berharap, kegiatan ini bisa menjadi event tahunan sehingga potensi dan ruang kolaborasi antara UMKM, bisa lebih terbuka.
"Terus, pemerintah dan pihak swasta seperti PT IWIP juga bisa mendukung program-program positif seperti ini, "pintanhya.
"Dukungan dari PT IWIP ini cukup membantu dan memudahkan kami, dalam kelancaran kegiatan dan membangun optimisme kami, "sambungnya
Terpisah, Manajer Eksternal PT IWIP, Cipto Rustianto mengatakan dukungan terhadap masyarakat, dalam perbaikan ekonomi memang menjadi perhatian PT IWIP.
"Kita tahu pandemi Covid-19 mulai bisa ditangani, dan ekonomi mulai bisa pulih kembali. Oleh karena itu mendukung para UMKM merupakan, sebuah ikhtiar dari PT IWIP dalam mempercepat pemulihan itu, "tegasnya.

Dijelaskan, data BPS memperlihatkan bahwa Maluku Utara merupakan provinsi paling cepat pemulihan dari pandemi.
Di mana pertumbuhan ekonomi Maluku Utara mencapai 27,4 persen, tertinggi di Indonesia. Salah satu faktor penentunya berasal dari sektor industri pertambangan seperti PT IWIP.