Kamis, 28 Mei 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Kasus Tewasnya Brigadir J

Beda Pengakuan Ferdy Sambo dan Bharada E soal Penembakan Brigadir J, Ini Kata Polri dan Komnas HAM

Dalam adegan rekonstruksi yang ditampilkan, ada perbedaan pengakuan antara Ferdy Sambo dan Bharada Richard Eliezer atau Bharada E. 

Tayang:
TRIBUNNEWS/JEPRIMA
Tersangka kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, Irjen Ferdy Sambo atau Irjen FS menjalani adegan rekonstruksi pembunuhan Brigadir J di rumah dinas mantan Kadiv Propam Polri, Irjen Pol Ferdy Sambo di kawasan Duren Tiga, Jakarta Selatan, Selasa (30/8/2022). 

TRIBUNTERNATE.COM - Ada beberapa perbedaan pengakuan antara sesama tersangka pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J saat proses rekonstruksi berlangsung pada Selasa (30/8/2022) kemarin. 

Rekonstruksi pembunuhan Brigadir J berlangsung di rumah dinas mantan Kadiv Propam Polri, Irjen Pol Ferdy Sambo di kawasan Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Dalam adegan rekonstruksi yang ditampilkan, ada beberapa adegan yang berbeda, salah satunya yakni perbedaan pengakuan antara Ferdy Sambo dan Bharada Richard Eliezer atau Bharada E

Dikutip dari Kompas.com, Rabu (31/8/2022), karena adanya beda pengakuan itu, reka ulang detik-detik pembunuhan dilakukan dua kali.

Satu adegan menurut versi Bharada E, satu adegan lagi berdasarkan pengakuan Ferdy Sambo.

Tersangka kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, Irjen Ferdy Sambo atau Irjen FS menjalani adegan rekonstruksi pembunuhan Brigadir J di rumah dinas mantan Kadiv Propam Polri, Irjen Pol Ferdy Sambo di kawasan Duren Tiga, Jakarta Selatan, Selasa (30/8/2022). Ada beda pengakuan antara Ferdy Sambo dan Bharada E.
Tersangka kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, Irjen Ferdy Sambo atau Irjen FS menjalani adegan rekonstruksi pembunuhan Brigadir J di rumah dinas mantan Kadiv Propam Polri, Irjen Pol Ferdy Sambo di kawasan Duren Tiga, Jakarta Selatan, Selasa (30/8/2022). Ada beda pengakuan antara Ferdy Sambo dan Bharada E. (Wartakota/Yulianto)

Reka ulang versi Bharada E

Dalam adegan versi Bharada E ini, adegan dimulai saat Bharada E menodongkan pistol ke Brigadir J yang diperankan pemeran pengganti.

Saat Bharada E menodongkan pistol, pemeran Brigadir J itu berdiri di depannya.

Posisi Brigadir J sedikit agak merendah seperti hendak berjongkok.

Tangannya di depan dada seakan memohon agar tidak ditembak.

Baca juga: Rekonstruksi Kasus Brigadir J, Bharada E Diganti Perannya Saat Dipertemukan dengan Irjen Ferdy Sambo

Baca juga: Rekonstruksi Kasus Brigadir J Digelar Tertutup, 5 Tersangka Hadir, Ferdy Sambo Pakai Baju Tahanan

Atas perintah Ferdy Sambo, Bharada E akhirnya menembak Brigadir J.

Peristiwa penembakan itu disaksikan Ferdy Sambo, Brigadir Ricky Rizal, dan Kuat Maruf.

Setelah ditembak, Brigadir J tersungkur di depan pintu kamar dekat tangga.

Reka ulang versi Sambo

Sementara dalam reka ulang versi Sambo, terdapat sedikit perbedaan yakni pada detik-detik setelah tewasnya Brigadir J.

Adegan ini diperagakan setelah adegan versi Bharada E diperagakan.

Dalam adegan ini, Bharada E, Bripka RR, dan Kuat Maruf diperagakan pemeran pengganti.

Dalam adegan ini, Brigadir J berdiri di depan tangga.

Setelah itu, pemeran Bharada E berdiri di hadapan brigadir J dan menodongkan pistol.

Ferdy Sambo berdiri di samping Bharada E.

Ferdy Sambo kemudian meminta Bharada E maju dan memerintahkan menembak Brigadir J

Sementara, Brigadir J mundur sambil kedua tangannya membuka di depan dada, seolah menghindar dan meminta supaya tidak ditembak.

Bharada E pun akhirnya melepaskan tembakan.

Setelah ditembak, Brigadir J terkapar di lantai dekat tangga. 

Brigadir J langsung terkapar di lantai dekat tangga.

Setelahnya, Sambo mengambil pistol milik Brigadir J yang berada di pinggang Yosua.

Ferdy Sambo kemudian melepaskan sejumlah tembakan ke arah dinding dekat tangga. 

Baca juga: Rumah Dinas Ferdy Sambo Lokasi Rekonstruksi Kasus Brigadir J, Bajaj Hijau Mulus Tampak di Garasi

Baca juga: Putri Candrawathi Mengaku Jadi Korban Pelecehan, Pengacara Pihak Brigadir J: Berbohong Itu Sulit

Polri akui ada beda keterangan

Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Polri, Brigjen Andi Rian Djajadi mengakui adanya beda keterangan antara Ferdy Sambo dan Bharada E soal adegan menembak Brigadir J.

Keduanya juga bertahan dengan keterangan masing-masing, termasuk soal apakah Ferdy Sambo ikut menembak Brigadir J

"Menurut keterangan RE sama FS itu ada yang tidak sesuai, tapi kan silakan masing-masing kan mempertahankan," kata Andi kepada awak media di kawasan rumah dinas Ferdy Sambo di Komplek Polri, Duren Tiga, Jakarta Selatan, Selasa (30/8/2022), sebagaimana diberitakan Tribunnews.com

"Masalah dia (Ferdy Sambo) nembak atau tidak, makanya saya katakan tadi, masing-masing punya pendapat punya keterangan, nanti akan kita uji di pengadilan," tambahnya.

Perbedaan pengakuan antara Ferdy Sambo dan Bharada E juga diungkap Komisioner Komnas HAM, Choirul Anam.

"Ada beberapa perbedaan antara pengakuan A dan pengakuan B di masing-masing pihak."

"Tapi, masing-masing pihak juga diiuji, jadi dikasih kesempatan oleh penyidik untuk juga melaksanakan rekonstruksinya," ungkap Anam setelah mengikutoi rekonstruksi, Selasa, sebagaimana diberitakan Tribunnews.com

(Tribunnews.com/Daryono/Pravitri/Rizki Sandi Saputra) (Kompas.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Beda Versi Pengakuan Ferdy Sambo dan Bharada E dalam Rekonstruksi Detik-detik Penembakan Brigadir J

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved