Puan Maharani Dilaporkan karena Perayaan Ulang Tahunnya, MKD DPR Berhenti Menindaklanjuti

MKD DPR memutuskan untuk tidak menindaklanjuti laporan terhadap Ketua DPR RI Puan Maharani terkait perayaan ulang tahun di rapat paripurna.

Editor: Rizki A
TRIBUNNEWS.COM/LENDY RAMADHAN
Ketua DPR RI, Puan Maharani. 

TRIBUNTERNATE.COM - Ketua DPR RI Puan Maharani sempat menjadi sorotan karena perayaan ulang tahunnya awal September 2022 lalu.

Diketahui, perayaan ulang tahun Puan Maharani digelar saat Rapat Paripurna DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Selasa (6/9/2022).

Rapat yang dipimpin langsung oleh Puan Maharani itu dilaksanakan dalam rangka HUT ke-77 DPR RI dan penyampaian laporan kinerja DPR RI tahun sidang 2021-2022.

Menjelang akhir rapat, para anggota DPR RI merayakan ulang tahun Puan Maharani dan menyanyikan lagu Selamat Ulang Tahun yang dipopulerkan oleh band Jamrud.

Namun, momen kejutan ulang tahun Puan Maharani ini menjadi ironi karena digelar bersamaan dengan aksi demo menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) di depan Gedung DPR.

Bahkan, setelah rapat paripurna itu ditutup, ternyata Puan Maharani tak kunjung menemui massa aksi demonstrasi.

Puan Maharani pun didesak untuk minta maaf dan dilaporkan oleh Ketua Umum Kaukus Muda Anti Korupsi (KAMAKSI) Joko Priyoski ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI.

Para anggota DPR merayakan dan mengucapkan selamat ulang tahun kepada Puan Maharani, saat buruh demo kenaikan harga BBM yang berlangsung di luar Gedung DPR RI.
Para anggota DPR merayakan dan mengucapkan selamat ulang tahun kepada Puan Maharani, saat buruh demo kenaikan harga BBM yang berlangsung di luar Gedung DPR RI. (YouTube DPR RI)

Baca juga: Tak Bisa Calonkan Presiden, Jokowi Disebut Masih Bisa Jadi Wapres saat Pemilu 2024, Ini Syaratnya

Baca juga: Wanti-wanti Tuduhan Pelecehan oleh Brigadir J, Mantan Hakim Agung: Hukuman Ferdy Sambo Bisa Ringan

Namun, MKD DPR memutuskan untuk tidak menindaklanjuti laporan terhadap Ketua DPR RI Puan Maharani terkait perayaan ulang tahun di rapat paripurna.

"Perkara pengaduan dugaan pelanggaran kode etik DPR RI terhadap Puan Maharani Fraksi PDIP tidak dapat ditindaklanjuti dan MKD memberikan rehabilitasi terhadap teradu," kata Wakil Ketua MKD DPR RI, Nazaruddin Dek Gam saat membacakan keputusan di Ruang MKD, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (13/9/2022).

Nazaruddin mengatakan tidak dilanjutkannya laporan tersebut lantaran Puan tidak sedang merayakan pesta ulang tahun di rapat paripurna.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved