13 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Tol Pejagan, Putra Jaksa Muda Intelijen Tewas
Korban meninggal dunia bernama Mohammad Singgih Adika (23), putra dari Jaksa Muda Intelejen Kejaksaan Agung RI (Jamintel), Amir Yanto.
TRIBUNTERNATE.COM - Peristiwa kecelakaan beruntun terjadi di ruas Tol Pejagan-Pemalang KM 253, Kabupaten Brebes, Jawa Tengahyang terjadi pada Minggu (18/9/2022) kemarin.
Ada 13 kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan tersebut.
Seluruh kendaraan yang terlibat kecelakaan merupakan kendaraan yang mengarah dari arah Jakarta ke Semarang.
Kecelakaan ini menyebabkan 1 korban meninggal dunia, sementara 19 orang lainnya luka-luka.
Korban meninggal dunia bernama Mohammad Singgih Adika (23), putra dari Jaksa Muda Intelejen Kejaksaan Agung RI (Jamintel), Amir Yanto.
Kecelakaan terjadi diduga karena adanya kabut atau asap pembakaran rumput yang menghalangi jarak pandang.
"Dugaan sementara karena kabut atau pun asap, pengendara mengurangi kecepatan dan ada juga yang berhenti maka terjadi tabrakan," kata Kasat Lantas Polres Brebes, AKP Edi Sukamto, dikutip Tribunnews.com dari kanal YouTube Kompas TV, Senin (19/8/2022).
Baca juga: 4 Fakta Terkini Kecelakaan Maut di Bekasi: Truk Kontainer Berjalan Zig Zag sebelum Tabrak Tiang BTS
Baca juga: Sarah Sambil Menangis, Ceritakan Suaminya Usia 80 Tahun Meninggal Dalam Kecelakaan KM Cahaya Arafah
Baca juga: Update Kecelakaan Truk Tanki Pertamina di Cibubur: Sopir dan Kernet Tersangka, Lampu Merah Dimatikan
Fakta-fakta Kecelakaan di Tol Pejagan-Pemalang
Berikut ini fakta-fakta kecelakaan di Tol Pejagan Brebes yang dikutip Tribunnews.com dari beberapa sumber:
- Waktu Kecelakaan
Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Iqbal Alqudussy, menjelaskan informasi awal kecelakaan beruntun terjadi di KM 253 Tol Pejagan-Pemalang, Minggu (18/9/2022).
Lokasinya berada di wilayah Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes.
Kejadian tersebut, terjadi sekira pukul 14.15 WIB.
- Dugaan Penyebab
Menurut Kepala Cabang Pejagan- Pemalang Toll Road (PPTR), Ian Dwinanto, penyebab kecelakaan beruntundi tol Pejagan diduga karena kendaraan di depan pandangannya terhalang asap pembakaran lahan oleh warga.