Pusat Kota di Halmahera Utara Gelap Gulita Ditengah Janji 'Terang' FM Mantap
Janji Bupati Frans Manery dan Wakil Bupati Muhclis Tapi-tapi atau lebih dikenal akronim FM Mantap tentang 'Halmahera Utara Terang' itu, kini dinanti
TRIBUNTERNATE.COM- Sejumlah pusat Kota di Kabupaten Halmahera Utara, gelap di malam hari.
Janji Bupati Frans Manery dan Wakil Bupati Muhclis Tapi-tapi atau lebih dikenal dengan akronim FM Mantap tentang 'Halmahera Utara Terang' itu, kini dinanti.
Sebagian besar lampu penerangan jalan umum (LPJU) persis di pusat Ibu Kota, Halmahera Utara, ternyata banyak sudah tidak berfungsi.
Akibatnya, sebagian besar Kota Tobelo sebagai pusat dari Ibukota Halmahera Utara itu gelap di malam hari.
Apalagi, di titik-titik dimana kerap sering terjadi kriminalitas.
Baca juga: Umbul-umbul Bertuliskan Tak Percaya Polisi dan Satpol PP Warnai Demo di Halmahera Utara
Pantauan Tribunternate,com, terhitung ada 61 LPJU di beberapa ruas jalan utama sudah lama tak berfungsi.
Di depan Diler Hasrat Abadi tepat di Jl Kemakmuran sampai depan kantor Saro Nifero, Desa Wosia, Kecamatan Tobelo Tengah misalnya, ruas jalan sepanjang 3 kilo meter itu diisi 30 LPJU, tetapi padam di malam hari.
Kemudian, 9 LPJU di samping pasar Moderen, Desa Gosoma, Kecamatan Tobelo, hingga Traffic Light depan Perumahan kejaksaan Negeri itu juga padam.
Ada sebanyak 18 LPJU juga padam di malam hari persis, di Jalan PDAM, Desa Gosoma, Kecamatan Tobelo.
Sebanyak 4 LPJU di ruas jalan sepanjang 1 kilo meter Desa Gura juga mengalami hal yang sama.
Baca juga: Bak Penampung Sudah Lama Rusak, Warga Desa Gotalamo di Halmahera Utara Kesulitan Dapat Air Bersih
Yanto, salah satu warga di Desa Gosoma, mengatakan, lampu penerangan khususnya di jalan PDAM sudah lama tidak berfungsi lagi.
Makanya kalau malam hari, jalan di areal sini gelap gulita.
"Di sini tarada (tidak) lampu penerangan. Ada memang, cuman so tara berfungsi,"ujar Yanto, Senin, (19/9/2022) malam, sekitar pukul 23.30 WIT.
Merespon masalah ini, Sekretaris Daerah (Sekda) Halmahera Utara, Josep Papilaya menjelaskan, terkait 'Halmahera Utara Terang dan Bersih' Pemerintah Daerah telah mengganggarkan dalam APBD perubahan tahun 2022 sebesar Rp 4 miliar.
Itu nanti diperuntukan proyek penerangan jalan di Pusat kota.
Sehingga janji tematik 'Halmnahera Utara Terang' da bersih tahun 2023 bisa tercapai.
"Dalam waktu dekat sudah tiba kontainer pengangkut sampah karena ada kerjasama dengan pihak Polandia untuk program pasar bersih,"pintanya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/20092022_Lampupenerangan.jpg)