Surya Paloh Resmikan Kantor Nasdem Malut

PK-OSP, Private Jet Dipakai Surya Paloh ke Ternate Pernah Ditumpangi Jokowi dan Sandera Abu Sayyaf

Private Jet yang dipakai Ketum NasDem Surya Paloh ke Ternate, ternyata pernah ditumpangi Presiden Jokowi dan sandera Abu Sayyaf.

Editor: Munawir Taoeda
Tribunternate.com/Istimewa
KUNJUNGAN: Ketum NasDem, Surya Paloh di atas Jet Pribadinya menuju Ternate. Fakta menariknya, pesawat tersebut pernah ditumpangi Presiden Jokowi dan sandera Abu Sayyaf, Kamis (22/9/2022). 

TRIBUNTERNATE.COM - Pendiri sekaligus Ketua Umum DPP Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Surya Paloh, Kamis (22/9/2022), tiba di Ternate, Maluku Utara.

Pemilik stasiun MetroTV ini tiba dengan menumpangi pesawat pribadi atau private jet di runway Bandara Sultan Baabullah Ternate, pukul 10.10 WIT.

Dalam catatan Tribun, pesawat berlogo kepala Rajawali ini satu dekade terakhir jadi tunggangan favorit Surya Paloh, pernah mebgangkut Joko Widodo saat kampanye Pilpres 2014.

Tahun 2016, pesawat dengan register PK-OSP ini juga memantik kontroversi publik, setelah dipakai mengangkut sandera kelompok teroris Abu Sayyaf dari Filipina.

Baca juga: Di Depan Surya Paloh, Ketua Nasdem Malut Cerita Suka Duka Bangun Kantor dan Minta Jangan Main Tiktok

Dari pantauan Tribun-Ternate.com, Surya menumpang private jet dengan nomor register call sign PK OSP.
PK-OSP adalah singkatan dari Papa Koloni Oscar September Papa.

Ini pesawat jenis BAe 146, British Aerospace. Desain interior private langka; dan hanya dimiliki segelintir orang di dunia.
Data dari situs penerbangan global IATA dan RadarFlight, pesawat ini.

pesawat surya paloh
Pesawat jenis BAe 146, British Aerospace.

PK-OSP ini adalah produksi 
British Aerospace Bae 146-100 - E1124. Diproduksi Juni 1989 dan sudah berusia 33 tahun.
Kisah bersejarah pesawat ini, mencuat ke publik saat digunakan Presiden terpilih Joko Widodo mendarat di Bandar Udara Ngurah Rai, Denpasar Bali, Rabu (27/8/2014) silam.

Bersama sang pemilik dan partai pengusung utama Jokowi-JK, Surya dan Jokowi diagendakan menemui Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di sebuah hotel di Bali.

Kala itu, pesawat pribadi Surya tersebut berwarna putih dan bergaris biru tua.
Selain ada tulisan Lineage 1000, pesawat Embraer itu ber lambang Partai NasDem yang terpampang jelas di sirip atas pesawat.

Dua tahun kemudian, tepatnya Minggu (2/5/2016), pesawat ini juga dipakai mengangkut 10 warga negara Indonesia awak kapal Pandu Brahma 12 yang disandera kelompok Abu Sayyaf, di perairan Laut Cina Selatan, wilayah Philipina.

Mereka dibebaskan dan tiba di Indonesia melalui bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Minggu (2/5/2016) pukul 23.24 WIB.

Pesawat BAe 146 sempat dioperasikan, Linus Airways, jasa angkutan terbatas di awal dekade 2000-an.
Maskapai Linus akhirnya bangkrut dan menghentikan operasinya.

BAe 146 memiliki empat mesin, tentunya biaya perawatannya sangat mahal. Selain itu, tak banyak pula pilot, mekanik, dan awak kabin yang memiliki type rating atau type certification BAe 146 di Indonesia, sehingga operasionalnya akan semakin sulit.

BAe 146 PK-OSP ini juga pernah dioperasikan maskapai TransNusa Aviation Mandiri. Di bawah TransNusa, BAe 146 itu didaftarkan di Indonesia dengan registrasi PK-TNV.

Baca juga: Ini Sejumlah Tokoh Maluku Utara yang Sambut Kedatangan Surya Paloh di Ternate

Data dai www.Planespotters.net, TransNusa baru mengoperasikan BAe 146 itu per Juli 2015 lalu, setelah sebelumnya dioperasikan maskapai charter ternama Indonesia, Airfast. Saat dioperasikan oleh Airfast, BAe 146 tersebut didaftarkan dengan registrasi PK-OSP.

Pesawat jenis jet embraer hanya berkapasitas 16 orang termasuk kru. Satu pesawat butuh lima kru terdiri dari pilot dan co-pilot, dua pramugari dan seorang teknisi.

Sedangkan pesawat jenis besar sebenarnya punya kapasitas hingga 120 orang. Namun isi pesawat sudah dimodifikasi menjadi beberapa ruang seperti ruang tidur, ruang makan, dan santai. Namun setelah dipartisi pesawat hanya muat untuk 18 orang. (*)

Sumber: Tribun Ternate
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved