Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

BPVP Ternate Terima Paket Hibah Pengadaan Peralatan Laboratorium Solar PV dari Pemerintah Swiss

BPVP Ternate terima Paket hibah pengadaan peralatan laboratorium solar PV portabel dari pemerintah swiss.

Penulis: Amri Bessy | Editor: Munawir Taoeda
Tribunternate.com/Amri Bessy
PENINGKATAN MUTU: Prosesi penyerahan dokumen Berita Acara Serah Terima (BAST) paket hibah pengadaan peralatan laboratorium solar PV dari pemerintah Swiss ke BPVP Ternate, Senin (26/9/2022). Menurut Pimpinan Proyek RESD, Martin Stottele hibah peralatan ini merupakan wujud dukungan pemerintah Swiss ke pemerintah Indonesia, untuk melaksanakan program transisi energi. 

TRIBUNTERNATE.COM - Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Ternate, menerima paket hibah pengadaan, peralatan laboratorium solar PV dari pemerintah Swiss.

Melalui proyek kerja sama Renewable Energy Skills Development (RESD), yang didanai oleh State Secretariat for Economic Affairs SECO, melakukan serah terima paket hibah pengadaan peralatan, Laboratorium Solar PV kepada BPVP Ternate, Senin (26/9/2022).

Penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST), dilakukan oleh Martin Stottele selaku Pimpinan Proyek RESD dan Abdul Azis
selaku Kepala BPVP Ternate.

"Peralatan laboratorium terdiri dari peralatan laboratorium solar PV portabel, peralatan panel solar rooftop ground mount dan pole mount, beserta prasarana pendukung lainnya, "kata Kepala Seksi Program dan Evaluasi BPVP Ternate, Hardiansyah.

Baca juga: NasDem Targetkan Geser Demokrat Sebagai Ketua DPRD Halmahera Utara pada Pileg 2024

Hardiansyah menyatakan, sesuai dengan data Kementerian ESDM, Provinsi Maluku Utara memiliki potensi energi surya sebesar 3.036 MW.

Sejalan dengan Rencana Umum Energi Nasional, yang mendorong pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya yang lebih tinggi.

Penandatanganan Berita Acara Serah Terima dari pemerintah swiss ke BPVP Ternaste
Penandatanganan berita acara serah terima paket hibah pengadaan
peralatan laboratorium solar PV dari pemerintah swiss  ke BPVP Ternaste.

"Kami berharap BPVP Ternate dapat menjadi penggerak, dalam penyediaan tenaga kerja yang kompeten, untuk operasi dan
pemeliharaan PLTS di kawasan timur Indonesia khususnya Maluku Utara, "harapnya.

Pimpinan Proyek RESD, Martin Stottele menambahkan, hibah peralatan laboratorium solar PV bagi BPVP Ternate, merupakan wujud dukungan pemerintah Swiss bagi pemerintah Indonesia, untuk melaksanakan program transisi energi.

Baca juga: Harga Kopra Maluku Utara, 26 September 2022: Di Halmahera Selatan Dihargai Rp 4 Ribu per Kilogram

"Dengan target bauran energi terbaru mencapai 23 persen pada tahun 2025, khususnya dari sisi pengembangan sumber daya manusia, "tuturnya.

Selain itu, dirinya berharap agar peralatan laboratorium energi terbarukan di BPVP Ternate ini, dapat meningkatkan kualitas
pembelajaran peserta pelatihan, yang mengikuti Program Pelatihan Teknisi PLTS, mampu mencetak bibit yang unggul dan berdaya saing.

"Proyek RESD bekerja sama dengan empat Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas, di bawah Kementerian Ketenagakerjaan, yaitu BPVP Ambon, BPVP Banda Aceh, BPVP Lombok Timur, dan BPVP Ternate, "tutupnya. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved