Jumat, 24 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Halmahera Selatan

Kepala Dinas Kesehatan Pastikan Stok Obat pada 32 Puskesmas di Halmahera Selatan Tetap Aman

Kepala Dinas Kesehatan memastikan stok obat pada 32 puskesmas di Halmahera Selatan tetap aman terkendali.

Penulis: Nurhidayat Hi Gani | Editor: Munawir Taoeda
Tribunternate.com/Nurhidayat Hi Gani
PASOKAN: Kepala Dinas Kesehatan Halmahera Selatan, Asia Hasym saat berbicara terkait distribusi obat di 32 Puskesmas dan sumber anggaran pengadaan obat, Rabu (28/9/2022). Katanya, sistem distribusi obat bisa melalui IFK dan atas permintaan Puskesmas. 

TRIBUNTERNATE.COM - Kepala Dinas Kesehatan Halmahera Selatan, Asia Hasym memastikan stok obat-obatan di setiap Puskesmas tetap aman.

Menurutnya, sistem distribusi obat yang dilakukan Dinas Kesehatan Halmahera Selatan, bisa melalui IFK dan atas permintaan Puskesmas.

"Jadi memang saya imbau ke setiap Puskesmas di Halmahera Selatan, harus tetap mengupdate obat."

"Supaya sebelum obat habis, sudah diajukan permintaan, "katanya, Rabu (27/9/2022).

Baca juga: Akademisi Minta Bawaslu Halmahera Utara Bersikap Profesional pada Rekrutmen Panwascam Tahun Ini

Pengadaan obat di Dinas Kesehatan Halmahera Selatan yang terdiri dari 2 rumah sakit.

Dan 32 Puskesmas adalah melalui Dana Alokasi Khusus (DAK), sebesar Rp 6 miliar dan Dana Alokasi Khusus (DAK) Rp 1,5 miliar.

"Itu untuk obat dan bahan habis pakai (BHP). BHP ini untuk pemeriksaan dan lain-lain, "ungkapnya.

Selain itu, tenaga kesehatan di 2 rumah sakit dan 32 Puskesmas, yang tersebar di wilayah Halmahera Selatan, tetap terpenuhi.

"Selain ada bidan desa, di 32 Puskesmas itu rata-rata ada dokter. Kemarin ada dua Puskesmas, yang kosong."

"Jadi kami cari yang baru, karena dokternya pindah, "tuturnya.

Baca juga: Harga Kopra Maluku Utara Pekan Ini Masih Turun, Semangat Petani Halmahera Utara Ikut Turun

Kalau di tahun 2023 nanti, anggaran pengadaan obat yang diakomodir melalui DAK, sudah ditiadakan.

Sehingga pihaknya bakal mengusulkan ke Pemkab Halmahera Selatan, untuk mengakomodir melalui DAU.

"Sebelumnya itu ada bersumber dari DAK, dan di tahun 2023 sudah ditiadakan, "tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved