Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan
Seluruh Pengurus PSSI Diminta Mundur akibat Kerusuhan di Kanjuruhan: Menghormati Korban dan Keluarga
Muncul permintaan untuk seluruh pengurus Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) agar mundur dari jabatannya.
TRIBUNTERNATE.COM - Muncul permintaan untuk seluruh pengurus Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) agar mundur dari jabatannya.
Hal ini menyusul tragedi kericuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur pada Sabtu (1/10/2022).
Kerusuhan tersebut telah menewaskan ratusan suporter hingga menjadi sorotan dunia.
Baca juga: Viral Video-video Kekerasan TNI kepada Suporter di Kanjuruhan, Andika Perkasa: Kirim ke Kami
Permintaan agar pengurus PSSI mundur ini diutarakan oleh Presiden Madura United, Achsanul Qosasi.
Melalui Twitter resminya, Achsanul Qosasi meminta agar semua pengurus PSSI mundur dari jabatannya akibat tragedi Kanjuruhan yang terjadi.
Baca juga: Dilarang FIFA, Polisi Tetap Pakai Gas Air Mata di Kanjuruhan: Anggaran Nyaris Rp 1 T dalam 5 Tahun
Statemen tersebut ia lontarkan pada Minggu (2/9/2022), Presiden Madura United itu menyampaikan empat poin yang menjadi sorotan.
"Mungkin ada yang tak sependapat dengan saya, tapi inilah sikap saya sebagai Presiden klub Madura United FC, atas tragedi di Kanjuruhan," kata Achsanul Qosasi.
Pernyataan pertamanya adalah, "Hentikan kompetisi, sampai ada statement resmi FIFA."
Yang kedua, "PSSI wajib bertanggung jawab dan semua pengurusnya harus mundur, sebagai respect terhadap korban dan keluarganya."
Baca juga: Mahfud MD Beri Perintah ke Kapolri dan Panglima TNI serta Bentuk Tim Khusus Tangani Kasus Kanjuruhan
Pernyataan ketiga, "Tak perlu PSSI membuat tim ini itu. Serahkan saja kepada Kemenpora/KONI selaku organ pemerintah. Libatkan penegak hukum dan FIFA untuk membuat investigasi atau langkah yang diperlukan."
Terakhir, "Jangan melokalisir kesalahan “di Malang”. Bahwa yang salah seolah yang mengurus pertandingan di Malang. Ini Keputusan Federasi Nasional, dibawah kendali Federasi (PSSI), tragedi dunia sepakbola."
Laporan dari Jendral Listyo Sigit Prabowo, menyebutkan sudah ada 125 nyawa yang hilang di tragedi Kanjuruhan tersebut hingga Senin (3/10/2022) pukul 14.15 WIB.
(Tribunnews.com/Deivor)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Imbas Tragedi Kanjuruhan, Seluruh Anggota PSSI Didesak Mundur