Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Penipuan Lowongan Kerja

Dua Gadis Asal Ternate Jadi Korban Penipuan Modus Lowongan Kerja di Makassar

Nasib yang dialami dua gadis asal Kota Ternate, yang diduga jadi korban penipuan lowongan pekerjaan dI Kota Makassar.

Penulis: Randi Basri | Editor: Mufrid Tawary
Tribunternate.com/Randi Basri
Dua gadis asal Ternate terkena kasus lowongan penipuan lowongan kerja, Minggu (08/10/2022) 

TRIBUNTERNATE.COM ,TERNATE- Nasib yang dialami dua gadis asal Kota Ternate, yang diduga jadi korban penipuan lowongan pekerjaan di Kota Makassar, Sulawesi Utara.

Keduanya masing-masing berinisial P 16 tahun dan K 17 tahun. Mereka merupakan warga di Kelurahan Tubo, Kecamatan Ternate Utara.

Dua perempuan dibawah umur itu menjadi korban penipuan dari, seorang pelaku berinisial DG yang mengajak keduanya pergi dari Ternate menuju Kota Makassar, Sulawesi Selatan, untuk bekerja.

Alhasil, bukannya diberi pekerjaan, kedua gadis yang pergi tanpa sepengetahuan orang tuanya itu malah ditelantarkan selama dua pekan di Makassar.

Beruntung, untuk mengamankan diri, kedua gadis tersebut mendatangi Polsek Manggala, Makassar, sehingga kemudian diserahkan ke Unit Pelaksanaan Teknis Daerah (UPTD) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kecamatan Panakukang, Makassar.

Kapolsek Ternate Utara, Iptu Syamsul Bahri  membenarkan perihal tersebut.  pihaknya mendapat informasi dua warga di Polsek Ternate Utara  di Makassar pada, Jumat (7/10/2022) sekitar jam 15.00 WITA.

"Jadi dua anak perempuan itu sudah turut diberikan pendampingan oleh lembaga PPA bahkan keluarga mereka juga telah kami hubungi  Insya allah  mereka akan segera dipulangkan ke Ternate," jelas Kapolsek, Minggu (9/10/2022).

Iptu Syamsul menyebut, berdasarkan pengakuan orang tua korban bahwa keduanya meninggalkan rumah sejak berangkat ke sekolah.

Baca juga: Polres Ternate Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW 1444 H 2022

Namun, sejak saat itu keduanya tak lagi pulang ke rumah hingga sekitar 1 bulan lamanya.

"Jadi orang tua mereka tahu mereka pergi ke sekolah tapi sampai satu bulan tidak kembali," ucapnya.

Pengakuan pihak orang tua kedua korban ini, menurut Syamsul sangat disesalkan karena selama sebulan itu pihak kepolisian seperti di Polsek Ternate Utara tidak mendapatkan laporan orang hilang.

"Orang tua mereka tidak pernah datang buat laporan anak hilang atau minimal koordinasi dengan kami. Ini yang sangat disayangkan, tapi Alhamdulillah mereka berdua sudah ditemukan dan Insyaallah secepatnya akan kembali ke keluarganya,"katanya.!(*)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved