Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Di Kepulauan Sula, Buaya Kerap Muncul Dipermukiman, Warga Diminta Tingkatkan Kewaspadaan

Di Kepulauan Sula, Maluku Utara, buaya kerap muncul ke permukiman, karena itu warga diminta untuk tingkatkan kewaspadaan.

Penulis: Randi Basri | Editor: Munawir Taoeda
Tribunternate.com/Istimewa
WARNING: Seekor buaya muncul di area pemukiman warga, pada salah satu desa di Kecamatan Sanana, Kepualauan Sula, Maluku Utara, Rabu (12/10/2022). 

TRIBUNTERNATE.COM, TERNATE - Kapolres Kepulauan Sula, AKBP Cahyo Widyatmoko menghimbau, agar warga meningkatkan kewaspadaan.

Imbauan tersebut disampaikan karena, belakang ini sering muncul buaya di permukiman warga di Kecamatan Sanana, Kepulauan Sula.

"Kemunculan buaya kerap terjadi, untuk itu kami dari Kepolisian Polres Kepulauan Sula, meminta warga tetap waspada, "tegasnya, Rabu (12/10/2022).

Buaya sering muncul di perkebunan warga, sungai-sungai bahkan sudah ada korban, yang terindikasi diterkam buaya.

Baca juga: Seorang Konsultan Proyek Penahan Tebing Diperiksa Ditreskrimum Polda Maluku Utara

Mana kala terjadi hujan lebat , hingga terjadi genangan air itu, sering muncul buaya. Untuk itu kepada warga agar selalu berhati-hati jika keluar rumah.

Khusus juga bagi nelayan, dan warga yang berada di seputaran sungai-sungai, lebih ekstra hati-hati. Karena serangan dari hewan reptil ini cukup berbahaya.

"Harus berhati-hati, karena masih memungkinkan hewan reptil ini, masih muncul di area-area seperti pantai dan sungai, "imbaunya.

Tentu hal ini juga Polres Kepulauan Sula, akan terus memberikan sosialisasi, agar bisa mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Polres Kepualaun Sula juga akan berkoordinasi, dengan dinas terkait agar bisa memasang, rambu-rambu larangan bahaya pada area-area tertentu.

"Kita akan koordinasi dengan dinas terkait agar, sama-sama kami pasang rambu larangan berbahaya pada area-area yang dimungkinkan muncul buaya, "katanya.

Baca juga: Dapat Piagam Penghargaan Desa Mandiri dari Kemendes PDTT, Aset Desa Kampung Makian Capai Rp 1 Miliar

Dalam pemasangan rambu larangan berbahaya tersebut, akan dipasang pada area baik sungai, lokasi wisata, pantai dan area-area tertentu yang lain sering muncul buaya.

Tentu juga selain pemasangan area terlarang berbahaya, nantinya ada juga sosialisasi yang terus disampaikan kepada masyarakat.

"Kita akan koordinasi dengan instansi terkait, untuk sama-sama lakukan sosialisasi, kepada warga secara bersama, "pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved