Halmahera Selatan
Disinyalir Banyak Tuai Masalah, DPRD Usulkan Bentuk Pansus, Jelang Pilkades Halmahera Selatan
Pilkades disinyalir akan ada banyak masalah, Fraksi Gerindra DPRD Halmahera Selatan mengusulkan untuk bentuk Pansus.
Penulis: Nurhidayat Hi Gani | Editor: Munawir Taoeda
TRIBUNTERNATE.COM, BACAN - Fraksi Gerinda DPRD Halmahera Selatan, mengusulkan pembentukan Pansus Investigasi untuk Pilkades 2022.
"Banyak masalah yang terjadi di desa-desa, jelang Pilkades serentak tahun 2022, di Halmahera Selatan."
"Olehnya itu, Fraksi Gerindra DPRD Halmahera Selatan, mengusulkan pembentukan Pansus Investigasi."
"Dalam rangka menelusuri sejumlah persoalan yang terjadi, "tegasnya, anggota Fraksi Gerindra, Bunyamin Daud, Rabu (9/11/2022).
Baca juga: Amankan Pilkades Tahap I, Polres Halmahera Selatan Terjunkan 112 Personel
Menurutnya, usuluan dibentuknya Pansus, karena banyak masalah yang, tak diselesaikan panitia Pilkades.
"Kita akan telusuri mulai dari panitia Pilkades sampai panitia tingkat desa, karena banyak masalah tidak diselesaikan, "terangnya.
Bunyamin yang juga ketua PDI-P Halmahera Selatan itu menyebut, caruk marut Pilkades akan menimbulkan, persoalan rumit pasca pencoblosan.
Atas dasar itu, Fraksi Gerindra berharap kepada fraksi-fraksi lain, juga harus ikut mendukung usulan tersebut.
"Ini dilakukan adalah untuk menyelesaikan masalah-masalah yang terjadi di desa, "ujarnya.
Dia mengungkapkan, DPRD Halmahera Selatan melalui lintas komisi, telah berulang kali.
Mengundang panitia Pilkades, untuk membahas masalah tersebut, namun diremehkan.
"Mereka menganggap ini hal biasa, padahal ini akan menjadi masalah dikemudian hari, "sesalnya.
Bahkan dalam tahapan pelaksanaan Pilkades, panitia sudah jauh melampaui batas kewenangan mereka.
Hal itu dapat di lihat dalam masalah di Desa Awanggoa, dan beberapa desa lainnya, yang telah mengadu ke DPRD.
"Misalnya terjadi di Desa Awanggo dan sebagainya, tetapi ini kemudian didiamkan."