Jadi Penyimpanan Barang Ilegal Selundupan Cina, Polisi Grebek Gudang Ekspedisi di Ternate
Karena diduga menjadi tempat penyimpanan barang selundupan dari Cina, Polisi grebek salah satu gudang ekspedisi di Kota Ternate.
Penulis: Randi Basri | Editor: Munawir Taoeda
TRIBUNTERNATE.COM, TERNATE - Tim Resmob Serigala Polsek Ternate Utara, berhasil temukan pasokan barang ilegal, masuk ke gudang J&T kargo Ternate.
Atas temuan itu, Polsek Ternate Utara langsung membentuk Tim Gabungan, dari berbagai instansi fertikal.
Yakni Bea Cukai Ternate, Karantina Pertanian Ternate, Karantina Ikan dan BPOM Ternate, untuk lakukan penggrebekan.
Alhasil, Tim Gabungan menyita puluhan dos barang ilegal dari Cina, yang masuk ke Kota Ternate.
Baca juga: Fakultas Hukum Universitas Terbuka Ternate, Jadi Jurusan Unggul dengan Jumlah Mahasiswa Terbanyak
Barang-barang tersebut langsung diamankan ke Polres Ternate, guna proses penyelidikan.
Kepada TribunTernate.com, Kapolres Ternate, AKBP Andik Purnomo Sigit mengatakan.
Penggrebekan dilakukan atas informasi warga, terkait adanya barang mencurigakan di pelabuhan.
Anggota langsung menindak lanjuti laporan itu, dan berhasil temukan barang selundupan Cina tanpa dokumen.
"Barang bukti yang diamankan berupa sejumlah kebutuhan pokok, yang dipasok dari J&T Cargo, "ucapnya, Selasa (13/12/2022).
Dia menyebut, saat ini barang-barang tanpa dokumen tersebut, sedang diinventarisir oleh anggota.
Barang-barang logistik ini, juga diduga dipasok dari Cina ke Ternate, hanya saja tidak dilengkapi dokumen.
Kapolres juga menambahkan, apabila nanti ditemukan pelanggaran dan lain-lain sebagainya, akan ditindaklanjuti.
"Dugaan sementara mengarah ke situ (barang ilegal), akan tetapi masih kita kembangkan."
"Dan juga akan didalami lebih lanjut, berkaitan dengan dokumen-dokumen barang tersebut."
Baca juga: Pencari Kerja di Kota Tidore Capai Ribuan, Paling Banyak Melamar di Tambang
"Barang yang kami amankan ini, pengirimannya tujuan ke Halmahera Tengah, lebih tepatnya di Desa Lelief, "ungkapnya.
Menurutnya, anggotanya juga berkoordinasi dengan pihak Karantina dan BPOM, serta Bea Cukai untuk penanganannya.
"Sementara barang-barang itu kita amankan, untuk diinventarisir baik jumlah, dokumen termasuk administrasinya, "pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Polisi-grebek-barang-selundupan-dari-Cina-di-Ternate.jpg)