Ibu Mahasiswa UI yang Tewas Kecelakaan Diminta Damai, Pengamat: Polisi Harusnya Lindungi Masyarakat
Pihak keluarga Hasya Atallah, mahasiswa Universitas Indonesia (UI) yang tewas dalam kecelakaan dan menjadi tersangka angkat bicara.
TRIBUNTERNATE.COM - Pihak keluarga Hasya Atallah, mahasiswa Universitas Indonesia (UI) yang tewas dalam kecelakaan dan menjadi tersangka angkat bicara.
Sang ibunda, Ira, mengaku sempat diminta damai oleh pihak kepolisian setelah anaknya tertabrak purnawirawan polisi.
Hal ini ditanggapi oleh pengamat hukum Universitas Trisakti, Abdul Fickar Hadjar.
Baca juga: Kronologi Mahasiswa UI Tewas Tertabrak Mobil Purnawirawan Polisi Malah Jadi Tersangka
Menanggapi hal itu, Fickar menuturkan, kepolisian seharusnya tidak melakukan hal tersebut.
Adapun menurutnya, polisi seharusnya menjadi pelindung bagi keluar korban.
"Ya itu termasuk penekanan yang tidak seharusnya dilakukan kepolisian yang justru seharusnya menjadi pelindung masyarakat," kata Fickar, saat dihubungi, Sabtu (28/1/2023).
Lebih lanjut, menurut Fickar, Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo harus turun tangan dalam kasus ini.
"Karena itu dengan rangkaian tindakan ini saya kira sudah saatnya Kapolri turun tangan menertibkan aparatusnya," jelasnya.
Lanjutnya, tindakan yang dilakukan pihak kepolisian terhadap keluarga korban itu berpotensi menodai nama baik Polri.
"Tindakan-tindakan yang dilakukan justru tidak mustahil akan menodai nama baik kepolisian," kata Fickar.
Sebelumnya, Ibunda dari Hasya Atallah, Ira, mengaku sempat diminta damai oleh pihak kepolisian.
Diketahui, Hasya Atallah adalah mahasiswa Universitas Indonesia (UI) yang tewas diduga ditabrak purnawirawan polisi, di Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada 6 Oktober 2022 lalu.
Ira mengatakan, pihak kepolisian sempat melakukan mediasi di kantor Ditgakkum Lantas Polda Metro Jaya.
Meski demikian, saat mediasi berjalan, Ira dan sang suami mengaku dipisahkan dengan tim kuasa hukumnya.
Kemudian, Ira mengatakan, saat menghadap beberapa perwira polisi di dalam ruangan tersebut, ia dipaksa untuk berdamai.
Januari-Agustus 2025, Lakalantas di Halmahera Selatan Renggut 8 Nyawa |
![]() |
---|
Mobil Pengangkut Gula Pasir Tergelincir di Jalan Menuju RSUD Bobong Taliabu |
![]() |
---|
Update Pencarian 2 ABK KM Cahaya Timur 02 yang Tenggelam di Perairan Halmahera Utara |
![]() |
---|
Daftar Kecelakaan 2 Tahun Terakhir di Perairan Maluku Utara, Terbaru KM Cahaya Timur 02 |
![]() |
---|
BREAKING NEWS: KM Cahaya Timur 02 Terbalik di Perairan Halmahera Utara, 2 Orang Dalam Pencarian |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.