Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

2 Bocah Nyaris Diculik setelah Pulang Ngaji, Untung Korban Bisa Teriak hingga Ketahuan Warga

Salah satu anak berinsial S (7) asal Desa Berundung, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Lampung Selatan nyaris menjadi korban penculikan anak.

Editor: Ifa Nabila
Imago Images/Imagebroker via dw.com
Ilustrasi kekerasan pada anak. Aksi percobaan penculikan terjadi di Lampung Selatan, Lampung. 

TRIBUNTERNATE.COM - Aksi percobaan penculikan terjadi di Lampung Selatan, Lampung.

Dua bocah nyaris menjadi korban penculikan hingga menggegerkan warga.

Saksi bernama Mumun menyebut, peristiwa itu terjadi di Dusun Karet 8.

Baca juga: Pak Kepsek Meninggal saat Selingkuh dengan Bu Guru di Hotel, Sesak Napas ketika Berhubungan

Salah satu anak berinsial S (7) asal Desa Berundung, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Lampung Selatan nyaris menjadi korban penculikan anak.

S hampir menjadi korban penculikan anak oleh orang tidak dikenal di Dusun Karet 8, Desa Berundung, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung, Selasa (31/1/2023).

"Kejadiannya sore kemarin, ketika anak-anak pulang dari belajar ngaji di pondok deket sini. Ada salah satu bocah perempuan dipanggil dua orang laki-laki perawakannya tinggi besar naik motor matic," kata Mumun, Rabu (1/2/2023).

Lanjut Mumun, aksi percobaan penculikan anak itupun gagal karena sang anak berteriak ketika hendak dibawa oleh orang tidak diketahui itu.

"Anak itu sempet berteriak ketika mau dibawa oleh dua pria tersebut. Mendengar teriakan bocah tersebut warga langsung datang berlarian mendekati bocah," ujarnya.

Pencobaan penculikan anak di Lampung Selatan lainnya terjadi di Dusun Umbul Garut, desa Sidosari, Natar, Lampung Selatan, pada Senin (30/1/2023)

Berdasarkan keterangan korban Z (9) siswa kelas 2 sekolah dasar, ia hampir menjadi korban percobaan penculikan saat pulang sekolah.

Saat itu, kata Z, ada mobil hitam yang mengikutinya dengan pintu terbuka.

"Pulang dari sekolah aku sempet berhenti di bengkel buat istirahat. Soalnya capek naik sepeda pulangnya. Terus di jalan ada mobil hitam pintunya terbuka, menarik tangan aku, memaksa aku masuk ke dalam mobil," katabya

Korban mengatakan saat dipaksa masuk ke dalam mobil, ia melihat di dalam mobil tersebut sudah ada dua anak lainnya.

Lalu, kata korban, saat itu ia melihat kondisi anak di dalam mobil itu terikat pada bagian tangan dan mulut ditutup.

"Di dalam (mobil) ada dua orang, satunya udah gede tidur. Yang satunya masih kecil, diikat tapi matanya kebuka," jelasnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved