Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Takut Roboh, Korban Kebakaran Depo Pertamina Plumpang Tak Mau Pulang ke Rumah

Rohayah ditemui Tribunnews.com di tenda pengungsian di Kantor Palang Merah Indonesia (PMI), Jakarta Utara.

Editor: Ifa Nabila
Kolase Foto TribunJakarta
Kolase Foto Kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jumat (3/3/2023). Pilu nasib para warga yang menjadi korban kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara. 

"Saya mikirin ya Allah mau pindah ke mana. Kalau diceritain sedih. Masalah ekonomi itu penting sekali," ungkapnya.

"Tidak mampu untuk renovasi rumah. Sedangkan makan sehari-hari aja kurang. Saya mau pulang ke mana," lanjutnya.

Rohaya memiliki dua orang anak gadis yang sudah menikah dan seorang anak laki-laki yang masih bujang.

Bebannya semakin berat, ia mengaku, memikirkan rumah kedua anaknya yang juga terdampak insiden nahas itu.

"Sedih. Sedihnya orang tua gimana. Mudah-mudahan Allah kasih jalan yang terbaik," jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Rohaya menyampaikan harapannya agar Pemerintah ataupun pihak PT Pertamina dapat bertanggung jawab atas insiden kebakaran yang mengorbankan harta bendanya.

"Secepatnya deh ada bantuan. Jangan sampai rakyat ini sengsara. Udah kita sengsara keadaan ekonomi, eh kayak gini. Kita mana mau sih ada musibah, siapa yang mau sih," kata Rohayah.

"Tolonglah pihak Pertamina, pihak lain, tolonglah," sambungnya sambil menahan tangis pilu.

Sementara itu, sejak tinggal di tenda pengungsian, Minggu (5/3/2023), Rohaya merasa bersyukur karena mendapat bantuan.

"Alhamdulillah bantuan ada di sini. Sembako, makanan ada. Bantuan tunai belum ada," ucapnya.

(Tribunnews.com/Ibriza Fasti Ifhami)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Korban Kebakaran Depo Pertamina Plumpang Enggan Pulang ke Rumah Karena Takut Roboh

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved