Hampir Sepekan Pasca-Tanah Longsor di Natuna: Tercatat Ada 46 Korban Tewas, 8 Orang Hilang
Satu pekan telah berlalu sejak bencana alam tanah longsor terjadi di Serasan, Kabupaten Natuna pada Senin (6/3/2023) lalu.
"Betul, longsor lagi di Serasan. Informasinya ada korban jiwa. Tapi belum tahu pasti berapa jumlahnya karena jaringan sedang gangguan," ungkapnya, Senin (6/3/2023), dikutip dari TribunBatam.id.

Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan, Pusdalops PB dan Logistik BPBD Provinsi Kepulauan Riau, Junainah menyatakan saat ini ada 10 warga yang ditemukan meninggal tertimpa longsor.
Menurutnya jumlah ini bisa bertambah karena proses evakuasi masih dilakukan.
"Baru perkiraan. Kemungkinan data dapat berubah-ubah. Informasi terakhir tadi memang sudah ada kantong jenazah sebanyak 10 kantong yang sudah terisi," terangnya dikutip dari siaran pers BNPB.
Selain intensitas hujan yang tinggi, bencana longsor ini diakibatkan kondisi tanah di Serasan yang labil.
Proses evakuasi terhadap warga yang dikabarkan hilang masih dilakukan.
Junainah menjelaskan proses evakuasi terkendala cuaca dan sulitnya akses komunikasi karena jaringan telekomunikasi yang terputus.
Terputusnya jaringan juga mengakibatkan pendataan warga yang hilang dan jumlah korban meninggal belum dapat dilakukan secara maksimal.
Longsor terjadi di Serasan Natuna disebabkan karena intensitas hujan yang tinggi. Hingga saat ini sudah ada 10 korban meninggal dunia yang ditemukan.
"Cuaca berubah-ubah. Angin masih kencang. Ombak sedang tinggi. Lokasi berada di beda pulau dari pusat pemerintahan Kabupaten Natuna. BPBD Provinsi tetap standby," paparnya.
Sejumlah tim diterjunkan untuk melakukan evakuasi korban longsor, mulai dari BPBD, Basarnas, TNI, Polri hingga relawan.
"Sekarang masih evakuasi. Semua unsur mulai dari BPBD, Basarnas, TNI, Polri dan relawan masih proses evakuasi. Jaringan terputus sehingga laporan terbaru," pungkasnya.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Bencana Longsor Natuna: 46 Korban Meninggal Dunia, 8 Orang Masih Hilang
Ini Pengakuan Pemilik Rumah yang Terdampak Longsor di Ternate |
![]() |
---|
BPBD Halmahera Timur Maluku Utara Klaim Sejumlah Wilayah Banjir dan Longsor Akibat Cuaca Ekstrem |
![]() |
---|
Waspada Tanah Longsor di Jalur Talo-Holbota Taliabu Maluku Utara Saat Musim Hujan |
![]() |
---|
BREAKING NEWS: Cuaca Buruk, Tanah Longsor Terjadi di 2 Kecamatan di Halmahera Timur Maluku Utara |
![]() |
---|
Waspada Longsor Susulan, Pengendara Diimbau Hati-hati Lintasi Jalan Site Moronopo Halmahera Timur |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.