Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Tingkah Nakal WNA di Bali Palsukan KTP hingga Langgar Aturan Lalu Lintas, Gubernur Ambil Tindakan

Beberapa WNA itu diketahui melakukan sejumlah pelanggaran hingga membuat Gubernur Bali, I Wayan Koster kesal dan terpaksa mengambil tindakan tegas.

istimewa
Gubernur Bali, I Wayan Koster. 

Jumlah tersebut diperoleh dari 15 titik razia yang digelar Polda Bali dan Polres/Polresta jajaran pada 5-11 Maret 2023.

Berdasarkan data yang diperoleh dari Kabid Humas Polda Bali, jumlah WNA pelanggar lalu lintas terbanyak berasal dari Rusia.

Baca juga: Bule Banyak Berulah di Bali, Gubernur Larang WNA Naik Motor: Harus Pakai Mobil Travel

Baca juga: Pakai Identitas Palsu, WN Suriah dan WN Ukraina di Bali Punya KTP, Kini Ditahan di Imigrasi

ILUSTRASI -- Polresta Denpasar Jaring 15 WNA Pelanggar Lalu Lintas, Polda Bali: WNA Rusia Terbanyak
ILUSTRASI -- Polresta Denpasar Jaring 15 WNA Pelanggar Lalu Lintas, Polda Bali: WNA Rusia Terbanyak (Istimewa)

Tak tanggung-tanggung, dari 171 WNA tersebut, 56 orang diantaranya adalah warga negara Rusia.

Sementara, jenis pelanggaran terbanyak yakni tidak menggunakan helm dengan 385 kasus.

Tanpa kelengkapan surat sebanyak 85 kasus, dan tanpa kelengkapan TNKB atau palsu sebanyak 45 kasus.

Jumlah tersebut merupakan akumulasi pelanggar WNA (Warga Negara Asing) dan WNI (Warga Negara Indonesia).

Tak Mau Bayar Tiket

Rombongan bule masuk ke Pura Lempuyang, Karangasem, Bali tanpa membayar tiket.

Dalam sebuah video berdurasi 10 detik, terlihat rombongan bule itu mengenakan pakaian adat Bali

Pemandu wisatawan Pura Lempuyang, I Gede Putu Karyana menceritakan, para bule tersebut datang Sabtu (11/3/2023) kemarin sekitar pukul 10.00 WITA.

Namun mereka tak mau membeli tiket masuk dengan alasan sembahyang.

"Saat diminta beli tiket masuk, mereka mengaku sembahyang di Pura Lempuyang. Rombongan itu berjumlah belasan orang," kata Karyana, Minggu, 12 Maret 2023.

Kata dia, dua orang bule sempat memperlihatkan KTP.

Mereka ngotot mengaku mau sembahyang saja.

Kemudian, petugas membiarkan mereka masuk tanpa membeli tiket.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved