Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Terungkap Jejak Digital Diduga Korban Dukun Pengganda Uang Banjarnegara: Ayo Digeruduk Bareng-bareng

Akun Sastro Jendro bertanya pada anggota dalam grup tersebut tentang siapa saja yang pernah mendatangi Mbah Slamet di Banjarnegara.

KOMPAS,com/FADLAN MUKHTAR ZAIN
Tersangka Tohari (45) alias Mbah Slamet di lokasi penemuan mayat di Desa Balun, Kecamatan Wanayasa, Banjarnegara, Jawa Tengah, Selasa (4/4/2023) sore. 

TRIBUNTERNATE.COM - Penyelidikan kasus pembunuhan keji yang dilakukan oleh dukun pengganda uang di Banjarnegara, yakni Slamet Tohari alias Mbah Slamet (45) masih terus dikembangkan.

Sejauh ini, diketahui ada 12 orang yang menjadi korban kekejian Mbah Slamet, di mana baru ada empat jenazah teridentifikasi, sedangkan delapan lainnya masih belum berhasil diidentifikasi.

Terbaru, sebuah unggahan di media sosial Facebook diduga berkaitan dengan kasus pembunuhan yang dilakukan Mbah Slamet beredar viral.

Dalam unggahan itu, sebuah akun bernama Sastro Jendro menulis di grup Pesugihan Nekat pada 13 Maret 2022.

Akun Sastro Jendro bertanya pada anggota dalam grup tersebut tentang siapa saja yang pernah mendatangi Mbah Slamet di Banjarnegara.

"Yang pernah datang ke Mbah Slamet Banjarnegara tunjuk jari," tulis Sastro Jendro.

Baca juga: Polda Jateng Ungkap Ciri-ciri 8 Jenazah Korban Pembunuhan Mbah Slamet yang Belum Diidentifikasi

Baca juga: Janda 64 Tahun Tewas Penuh Luka akibat Pukulan Benda Tumpul, Korban Pakai Perhiasan Setiap Hari

Baca juga: Begini Cara Mbah Slamet Bunuh 12 Korbannya, Bikin Racikan Sianida: Efeknya Cuma Semenit

Selang 2 minggu kemudian, Sastro Jendro kembali menyinggung soal Mbah Slamet di grup yang sama pada 30 Maret 2022.

Ia bertanya siapa saja yang pernah menjadi korban Mbah Slamet yang bertempat tinggal di Desa Balun, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Banjarnegara.

Tak hanya itu, ia juga mengajak para korban untuk menggeruduk pelaku bersama-sama sebelum bulan Ramadan.

"Yang pernah jadi korbane Tohari/Slamet (rumah) Balun, Wanayasa. Ayo kita gabung geruduk bareng-bareng sebelum puasa," ungkapnya.

Unggahan terakhir Sastro Jendro di grup Pesugihan Nekat bertanya tentang sosok Ali Imron atau Budi.

Diduga, sosok yang ditanyakan Sastro Jendro itu adalah BS, anak buah Mbah Slamet.

Setelah unggahan terakhirnya pada 9 April 2022, Sastro Jendro tak terlihat aktif di grup Pesugihan Nekat.

Sejumlah netizen kemudian mempertanyakan kondisi Sastro Jentro.

Hal ini terkait dengan ditemukannya 12 korban pembunuhan yang dilakukan Mbah Slamet yang hingga kini belum semuanya terungkap identitasnya.

Baca juga: Mbah Slamet Dukun Sadis Pembunuh 12 Orang Ngaku Ingin Tobat: Saya Menyesal

Proses evakuasi 10 jasad korban pembunuhan yang dilakukan oleh Mbah Slamet, dukun pengganda uang di Desa Balun, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Senin (3/4/2023).
Proses evakuasi 10 jasad korban pembunuhan yang dilakukan oleh Mbah Slamet, dukun pengganda uang di Desa Balun, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Senin (3/4/2023). (Dok Polda Jawa Tengah)
Halaman
12
Sumber: Tribun Solo
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved