Kamis, 9 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Halmahera Selatan

Besok Karyawan PT Wanatiara Persada di Halmahera Selatan Mogok Besar-besaran, Ini Tuntutan Mereka

Front Nasional Perjuangan Buruh Indonesia, Serikat Buruh Tempat Kerja (FNPBI-SBTK) PT Wanatiara Persada di Halmahera Selatan, Maluku Utara.

Penulis: Nurhidayat Hi Gani | Editor: Mufrid Tawary
Tribunternate.com
Tampak puluhan buruh di PT Wanatiara Persada yang sedang beristirahat. Di mana, FNPBI Halmahera Selatan akan menggelar aksi mogok kerja di PT Wanatiara Persada, dalam rangka memperingati hari buruh internasional, Minggu (30/4/2023). 

TRIBUNTERNATE.COM, BACAN - Front Nasional Perjuangan Buruh Indonesia, Serikat Buruh Tempat Kerja (FNPBI-SBTK) PT Wanatiara Persada di Halmahera Selatan, Maluku Utara.

Rencannya mereka menggelar aksi mogok kerja besar-besaran pada 1 Mei 2023 besok, dalam rangka memperingati hari buruh internasional atau May Day.

Renacan aksi mogok kerja tersebut, dibuktikan dengan surat pemberitahuan aksi damai nomor : 0010/FNPBI-SBTK/PT. WP/IV/2023 yang ditandatangani koordinator aksi, Andi  T Senen.

Ketua FNPBI-SBTK PT Wanatiara Persada, Sardi A Hongi mengatakan, ada sejumlah poin perselisihan masalah yang akan tuntut ke pihak perusahaan dalam aksi mogok kerja nanti.

Diantaranya, kejelasan tunjangan dan tambahan tunjangan untuk karyawan sesuai pekerjaan di lapangan, menghilangkan penerapan sefty miting di luar jam kerja karena tidak dihitung lembur.

Kemudian kesehatan karyawan atau medical check up yang sejauh ini belum diterapkan, pemberian surat peringatan (SP) dan PHK sepihak terhadap karyawan lokal ketika bermasalah dengan tenaga kerja asing (TKA) dan izin pribadi karyawan yang berefek pada pemotongan upah kerja dan penambahan masa kerja.

“Itu poin-poin yang akan kita bawa dalam aksi (mogok kerja) nanti kepada PT Wanatiara Persada,” katanya kepada TribunTernate.com, Minggu (30/4/2023).

Baca juga: Pernikahan Anak Usia Dini di Halmahera Selatan Sangat Tinggi, Semua Pihak Diajak Ambil Peran

Mantan aktivis Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Maluku Utara ini juga menegaskan, seluruh buruh di PT Wantiara Persada akan ikut berpartisipasi pada aksi mogok tersebut.

Sardi bahkan menyebut, apapun yang terjadi dalam aksi mogok kerja nanti, pihaknya siap menerima segala konsekuensinya. Karena poin -poin yang dibawa di aksi May Day, adalah menyangkut dengan kemaslahatan seluruh buruh PT Wanatiara Persada yang menambang nikel di Pulau Obi Halmahera Selatan.

“Selain satu poin yang menjadi prinsip dasar di hari buruh, yaitu lembur. Itu baru kita masukkan meraka (para buruh) bekerja, karena hari buruh ini perusahaan tidak hitung lembur,” pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved