Masih Buron, Pecundangnya Wali Murid yang Ketapel Mata Guru SMAN 7 Rejang Lebong Hingga Buta
Wali murid yang melakukan kekerasan terhadap guru pendidikan jasmani (penjas) SMAN 7 Rejang Lebong Bengkulu hingga saat ini masih buron.
"Berdasarkan keterangan dari keluarganya, AJ tidak pulang setelah kejadian," ujar kapolsek.
Pihaknya juga langsung berkoordinasi dengan keluarga agar AJ menyerahkan diri ke Polsek PUT.
Selain itu, juga keluarga AJ diminta agar tidak takut menyerahkan terduga pelaku.
Adapun tujuannya ini yaitu agar polisi dapat melakukan pemeriksaan terhadap AJ.
"Sudah kita sampaikan, tetap juga selain menunggu dari keluarga, anggota kita turunkan untuk mencari keberadaan AJ," jelas kapolsek.
Sementara itu, berdasarkan informasi warga sekitar memang AJ dikenal memiliki banyak masalah dan kerap membuat keonaran.
AJ juga sering berurusan dengan hukum.
Baca juga: Cuma Makan Durian dan Nangka selama 7 Tahun, Influencer Rusia Ini Tewas Diduga karena Kelaparan
Baca juga: Tragedi Tambang Emas Ilegal di Banyumas: Usman Sugalih Selamat Berkat Sif Kerja, Keponakannya Tewas
Baca juga: Kenaikan Gaji PNS akan Diumumkan Jokowi: Tunjangan Disesuaikan, Single Salary atau Naik 7 Persen?
"Iya dia memang bermasalah (AJ, red). Semua orang tahu, mudah-mudahan cepat ketangkap," ungkap seorang warga yang tidak ingin identitasnya diungkap.
Sementara itu, hasil pemeriksaan PDM terungkap, pelajar berusia 16 tahun ini mengaku jika dia terlebih dahulu menjadi korban kekerasan yang dilakukan oleh guru tersebut di kantin sekolah.
Saat itu, menurut pengakuan PDM bahwa wajahnya ditendang oleh korban.
PDM juga mengaku pada saat kejadian bukan PDM yang merokok melainkan temannya.
Tak terima mendapat perlakuan seperti itu dari sang guru, PDM langsung pulang dan mengadukan peristiwa itu kepada ayahnya.
Kasat Reskrim Polres Rejang Lebong Iptu Denyfita Mochtar STr K masih terus mengembangkan kasus ini.
"Apa pun itu, saat ini masih dikembangkan lebih lanjut," ujar kasat.
Kronologi Kejadian
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/zaharman-dkmd.jpg)