Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Halmahera Selatan

Pencarian Ditutup, Satu ABK Kapal LCT yang Tenggelam di Perairan Halmahera Selatan Dinyatakan Hilang

Tim Sar gabungan resmi menutup operasi pencarian ABK Kapal LCT Modern Putra Samudera yang tenggelam di perairan tanjung Liboba

Penulis: Nurhidayat Hi Gani | Editor: Mufrid Tawary
Tribunternate.com
KECELAKAAN: Tim Sar gabungan ketima melakukan operasi pencarian korban tenggelamnya Kalal LCT Modern Putra Samudera di perairan Halmahera Selatan. Satu ABK dinyatakan hilang setelah operasi pencarian ditutup, Minggu (13/8/2023). 

TRIBUNTERNATE.COM, BACAN - Tim Sar gabungan resmi menutup operasi pencarian ABK Kapal LCT Modern Putra Samudera yang tenggelam di perairan tanjung Liboba, Halmahera Selatan pada 5 Agustus lalu.

Dalam pencarian ini, satu ABK bernama Mateos Mustamu (50) dinyatakan hilang setelah tujuh hari tak ditemukan.

Sebelumnya, Basarnas Ternate menerima laporan bahwa ada sembilan ABK yang ikut tenggelam dalam insiden ini.

Hanya saja, delapan orang berhasil dievakuasi tetapi dua diantaranya meninggal dunia.

Kepala Basarnas Ternate Fathur Rahman mengatakan, pihaknya sudah berupaya secara maksimal dalam operasi pencarian tersebut.

“Di hari ke tujuh pencarian, yakni pada Sabtu (12/5/2023) kemarin, dimulai pukul 07.30 WIT hingga 18.00 WIT. Namun korban belum ditemukan,” katanya, Minggu (13/8/2023).

“Sesuai SOP, pencarian hanya selama tujuh hari, maka korban dinyatakan hilang dalam musibah ini,” sambung Fathur.

Menurut Fathur, koordinasi dan Pemapelan telah disampaikan ke instansi terkait serta kapal dan nelayan yang melintas area tenggelamnya kapal.

Hal itu dilakukan guna ada laporan bisa masuk ke Basarnas jika ada yang melihat maupun menemukan ABK tersebut.

“Tim Sar gabungan pun sudah berkoordinasi dengan agen kapal serta keluarga korban, pihak keluarga mengikhlaskan dan berterimakasih kepada tim,” ucapnya.

Baca juga: Festival Marabose 2023 dì Halmahera Selatan Resmi Ditutup, Sukses Angkat Budaya hingga Ekonomi

Ia juga menambahkan, tim Sar gabungan saat mengevaluasi operasi pencarian Kapal LCT Modern Putra Samudera yang tenggelam di perairan Halmahera Selatan, menyimpulkan bahwa enam orang selamat, dua orang meninggal dunia dan satu orang dinyatakan hilang.

“Seluruh unsur Sar yang terlibat, kini yelag dikembalikan ke kesatuan masing-masing setelah operasi pencarian dinyatakan tutup,” pungkas Fathur.

Berikut identitas para korban tenggelamnya Kapal LCT Modern Putra Samudera di Halmahera Selatan.

Korban selamat; Richmon Manoken (58), Roymatita Putih (42), Tekri Pude Hokan (54), Jeremi Sensor (55), Amran Muif (52) dan Isnan Talib (42).

Korban meninggal dunia; Fredik Benjamin Syah (59) dan Haliwela alias Dedi (41).

Korban dinyatakan hilang; Mateos Mustamu (50). (*)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved