Rabu, 8 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Halmahera Barat

Semangat Hari Kemerdekaan, SMA Kristen Dian Halmahera Barat Gelar Carnaval Budaya

SMA Kristen Dian Halmahera, Kabupaten Halmahera Barat gelar Carnaval Budaya.

Penulis: Faisal Amin | Editor: Mufrid Tawary
Tribunternate.com/ Faisal Amin
Persembahan Tarian Legi Salai oleh Siswa SMA Kristen Dian Halmahera pada Carnaval Budaya dalam rangka memeriahkan HUT RI ke 78 

TRIBUNTERNATE.COM, JAILOLO- SMA Kristen Dian Halmahera,  Kabupaten Halmahera Barat gelar Carnaval Budaya.

Carnaval Budaya ini merupakan rangkaian kegiatan yang dilaksanakan oleh Osis SMA Dian Halmahera dalam rangka memeriahkan HUT RI ke 78.

Carnaval Budaya ini diawali dengan parade budaya yang dimulai dari desa Ake Lamo menuju desa Awer, Kecamatan Sahu Timur .

Mereka semua mengenakan busana adat daerah masing masing.

Ketua Osis SMA Kristen Dian Helmahera Andrew Fabio nguty kepada Tribunternate.com mengatakan, kegiatan carnaval budaya ini merupakan kegiatan rutin setiap tahunya.

Saar carnaval semua siswa SMA Kristen Dian Halmahera memeragakan berbagai macam pertunjukan budaya,mulai dari pakaian hingga tarian tradisional.

" Bukan hanya siswa saja,tapi guru guru juga terlibat dalam carnaval," ungkap Andrew.

Lebih lanjut ia mengatakan,kegiatan ini bertujuan memperkenalkan kepada siswa tentang keragaman budaya yang dimiliki Indonesia.

" Di SMA Dian ini,banyak sekali siswa dan guru yang berasal dari suku yang berbeda,ada dari Toraja,ada dari Sahu, Batak, Wayoli, tapi dari keragaman itu kita tetap bersatu," tutur Andrew.

Baca juga: Dingin dan Seolah Tak Berperasaan, Ini 5 Zodiak yang Tak Pernah Tunjukkan Emosinya: Ada Scorpio

Sementara itu Wakasek kesiswaan SMA Kristen Dian Halmahera Melkias Duge mengatakan, kegiatan ini merupakan inisiatif dari Osis

Dan mendapat dukungan dari guru guru dan juga yayasan,sehingga kegiatan ini dapat dilaksanakan setiap tahunya.

Kegiatan ini para siswa akan menampilkan berbagai macam tarian khas serta busana hasil kreasi mereka untuk dikenakan saat carnaval.

" Ada yang gunakan kantong plastik bekas untuk jadikan busana,ada juga kertas dirancang jadi busana,jadi kegiatan ini meriah.

Namun inti dari kegiatan ini,bukan pada euforianya, tapi bagaiman supaya siswa lebih mengenal budaya Indonesia yang beragam ini," tuturnya.(*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved