Pemkab Morotai
Beragam Kultur, Dua Desa di Morotai Jadi Kampung Moderasi Beragama
Karena ada beragam kultur dan budaya, dua Desa di Pulau Morotai ini dijadikan Kampung Moderasi Beragama (KMB) 2023
Penulis: Fizri Nurdin | Editor: Munawir Taoeda
TRIBUNTERNATE.COM, MOROTAI - Menjaga kerukunan umat beragama di Pulau Morotai, Maluku Utara.
Kemenag Pulau Morotai, menetapkan Desa Sangowo Induk dan Desa Sangowo Barat sebagai Kampung Moderasi Beragama (KMB).
Tujuannya untuk merawat kerukunan dan memperkoko, semangat kebangsaan di Pulau Morotai.
Giat itu dihadiri Pj Bupati Pulau Morotai, Muhammad Umar Ali; Kepala Kemenag Pulau Morotai, Hi Hasyim Hi Hamzah.
Baca juga: Kemenkumham Maluku Utara Sosialisasi Layanan Apostille, Sebar Informasi sampai ke Pulau Morotai
Pimpinan OPD, Forkompinda, para Camat dan Kades se Kecamatan Morotai Timur, Sabtu (26/8/2023).
Kehadiran orang nomor satu di Pemkab Pulau Morotai itu, sekaligus meresmikan dua desa sebagai KMB.
"Launching kampung moderasi beragama hari ini, menurut hemat kami, bukan untuk menggeser tata kelola keharmonisan."
"Dari yang dianggap memiliki kecenderungan, menjurus pada ekstrim kanan, melainkan sebagai alat proteksi, tameng."
"Atau salawaku, untuk menangkal pemahaman pengaruh-pengaruh buruk, menggeser tatanan, atau adab, atau norma."
"Yang selama ini, telah mengakar dan mengalir, menjadi darah daging dari kehidupan kita sehari-hari, "ucap Muhammad Umar Ali dalam sambutannya.
Di kesempatan itu ia juga mengajak, semua elemen masyarakat, menjadikan momentum sebagai simpul untuk mengikat dan merekatkan kekeluargaan.
Sebab baginya, moderasi beragama adalah kultur asli Pulau Morotai.
Beragama secara moderat adalah kebiasaan warga sehari-hari, yang telah dipraktekkan turun temurun.
"Mari jadikan tradisi saling baku sampai, baku bantu, baku lihat, dan bukan untuk berkelahi."
"Sekali lagi, mari kita jaga, kita lestarikan dan kita jadikan momentum hari ini untuk memperkuat semuanya."
"Insha Allah, dari kultur keagamaan ini, akan terus terjaga keharmonisan, kekeluargaan saling asah, saling kasih."
Baca juga: Hari Pertama Masuk Kantor, Ini yang Dilakukan Tiga Komisioner Bawaslu Morotai
"Dan saling asuh, sehingga ketentraman dan ketertiban terus terjaga di kabupaten pulau morotai, "tuturnya.
Seraya mengaku, dengan melaunching KMB itu, untuk merawat dan memperkokoh persatuan Bangsa.
"Kami melaunching dengan resmi, kampung moderasi beragama untuk merawat kerukunan dan
memperkokoh semangat kebangsaan, "pungkasnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Dua-desa-di-Morotai-dijadikan-Kampung-Moderasi-Beragama.jpg)