Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Potensi Desa Morotai

Miliki Potensi Wisata, Desa Galo-Galo Morotai Dinobatkan Sebagai Kampung Bahari Nusantara

Karena memiliki potensi di bidang pariwisata, Desa Galo-galo Morotai dinobatkan sebagai Kampung Bahari Nusantara

Penulis: Fizri Nurdin | Editor: Munawir Taoeda
Dok Pemdes Galo-Galo
PARIWISATA: Suasana pembahasan potensi wisata Desa Gola-Galo, Pulau Morotai, Sabtu (7/10/2023). 

TRIBUNTENATE.COM, MOROTAI - Desa Galo-Galo, Kecamatan Morotai Selatan dijadikan sebagai Kampung Bahari Nusantara (KBN) 2023 oleh Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Morotai.

KBN merupakan program kerja TNI AL dalam rangka melakukan pembinaan desa-desa, yang memiliki potensi untuk diangkat ke kancah Nasional.

Bahkan pada Jumat (6/10/2023) kemarin, Komandan Lanal Morotai Letkol Laut (P) Mukawat Kamarudin, bersama Ketua Pokja area IV Direktorat Pengembangan Destinasi II.

Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan infrastruktur, Kemenparekraf RI, Widayanti Bandia, berkunjung ke Desa Galo-Galo untuk melihat langsung kesiapan desa.

Baca juga: 6 Desa di Morotai Jaya Terima Bimtek Peningkatan Kapasitas, Ini Pesan Nurlela Muhammad Umar Ali

Komandan Lanal Morotai, Letkol Laut Mukawat Kamarudin, saat bertatap muka dengan masyarakat Desa Galo-Galo mengatakan.

Potensi laut yang ada di Pulau Morotai sangat bagus, tinggal bagaimana caranya untuk dikelolah secara baik.

Namun untuk program ini, kata dia, Lanal Morotai tidak bisa kerja sendiri. Harus ada kerjasama antara Pemerintah Daerah.

"Pada kesempatan adanya kunjungan dari Perwakilan Kemenparekraf RI kami minta masukan dan ide-ide."

"Yang dapat membangun dan memajukan desa yang terdapat di Pulau Morotai khususnya Desa Galo-Galo, "katanya.

Menurutnya, pencanangan KBN di Desa Galo-Galo memiliki 5 klaster yaitu pendidikan, kesehatan, ekonomi, pariwisata dan pertahanan.

"Ini sebagai komitmen Lanal Morotai untuk mensukseskan salah satu program TNI AL dalam membantu Pemerintah Daerah."

"Dalam melaksanakan pembinaan dan pemberdayaan potensi maritim di wilayah pesisir terutama Morotai, "tandasnya.

Sementara, Ketua Pokja Area IV Direktorat Pengembangan Destinasi II, Kemenparekraf RI Widayanti Bandia, mengatakan masih banyak yang harus dibenahi dari Desa Galo-Galo untuk program KBN.

"Secara umum sudah tertata rapi dan banyak potensi yang masih belum di gali untuk dapat di kembangkan baik dari segi ekonomi maupun pariwisata," ujar Widayanti.

Ia menyarankan agar kedepan perlu dibangun Kantor Terpadu Wisata, Toilet umum dan fasilitas lainnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved