Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

BKKBN Malut

BKKBN Malut Hadiri Rembus Stunting di Halmahera Tengah

Acara Rembus Stunting 2023 berlangsung sukses yang dihadiri Kaper BKKBN Malut, Wagub Malut dan Pj Bupati Halmahera Tengah

Editor: Munawir Taoeda
BKKBN Malut Hadiri Rembus Stunting di Halmahera Tengah - Acara-rembuk-Stunting-2023-di-Halmahera-Timur.jpg
Dok BKKBN Maluku Utara
PROGRAM: Wakil Gubernur Maluku Utara (kedua dari kanan) dan Kaper BKKBN Maluku Utara (paling kanan) lakukan foto bersama usaia acara Rembus Stunting 2023 di Halmahera Tengah, Jumat (17/11/2023).
BKKBN Malut Hadiri Rembus Stunting di Halmahera Tengah - Deputi-Keluarga-Sejahtera-dan-Pemberdayaan-Keluarga-yang-hadiri-acara-Rembuk-Stunting-2023.jpg
Dok BKKBN Maluku Utara
PROGRAM: Deputi Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga pada acara Rembus Stunting 2023 di Halmahera Tengah, Jumat (17/11/2023).
BKKBN Malut Hadiri Rembus Stunting di Halmahera Tengah - Foto-bersama-seusai-acara-Rembuk-Stunting-2023-di-Halmahera-Tengah.jpg
Dok BKKBN Maluku Utara
PROGRAM: Deputi Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga (batik coklat), Wakil Gubernur Maluku Utara (tengah) dan Kaper BKKBN Maluku Utara (paling kiri) lakukan foto bersama usai acara Rembus Stunting 2023 di Halmahera Tengah, Jumat (17/11/2023).

Setelah pengukuhan DuGen, Deputi Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga Nopian Andusti ,SE, MT memberikan sambutan.

Dalam sambutannya Deputi KSPK menyampaikan Indonesia telah mengalami tren penurunan prevalensi Stunting yang cukup siginifikan dari tahun ke tahun.

Namun masih berada diatas ambang batas standar WHO, sehingga masih berkategori darurat Stunting.

Berdasarkan data SSGI 2022, prevalensi stunting Indonesia berada pada angka 21,6 persen.

"Angka Prevalensi Stunting Provinsi Maluku Utara meskipun mengalami penurunan sebesar 1,4 persen."

"Dari 27,5 persen tahun 2021 menjadi 26,1 persen tahun 2022 namun angka ini masih di atas angka nasional."

"Saya cukup mengapresiasi penurunan Prevalensi Stunting Kabupaten Halmahera Utara yang cukup besar."

"Yaitu 5,6 persen dari 30.5 persen pada tahun 2021 menjadi 24.9 persen tahun 2022."

"Meski demikian kita harus terus mengerahkan segala daya upaya sehingga target 14 persen pada tahun 2024."

"Sebagaimana diamanatkan dalam Perpres Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting dapat tercapai, "ujar Nopian.

Tidak hanya itu Deputi KSPK juga sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan pada hari ini.

"Saya sangat mengapresiasi kegiatan hari ini, karena hal ini menunjukkan komitmen."

"Pemprov Maluku Utara dan Kabupaten Halmahera Tengah, dalam upaya percepatan penurunan Stunting dari hulu.

"Dengan menyasar para remaja sebagaimana diatur dalam Peraturan BKKBN Nomor 12 Tahun 2021."

"Tentang Rencana Aksi Nasional Percepatan Penurunan Angka Stunting Tahun 2021 - 2024."

Halaman
1234
Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Komentar

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved