Halmahera Timur
Pulau Paniki di Desa Loleolamo, Satu dari Sekian Wisata Alam Andalan Halmahera Timur
Mengenal Pulau Paniki di Desa Loleolamo, yang merupakan satu dari sekian Wisata Alam andalan Halmahera Timur
Penulis: Amri Bessy | Editor: Munawir Taoeda
TRIBUNTERNATE.COM, MABA - Tak hanya memiliki potensi di sektor pertambangan, Halmahera Timur juga memiliki wisata alam.
Salah satunya Pulau Paniki yang berlokasi di Desa Loleomo, Kecamatan Maba Selatan, Halmahera Timur.
Baru-baru ini, TribunTernate.com berkesempatan mengunjungi dan melihat indahnya Pulau Paniki.
Entah apa sehingga pulau tersebut dinamakan Pulau Paniki, namun kata Paniki sendiri.
Baca juga: Pemkab Halmahera Timur Monitoring Tempat Wisata di 10 Kecamatan
Merupakan sebuah hewan mamalia yang memiliki sayap, Yap, hewan itu adalah Kelelawar.
Orang Maluku Utara menyebutnya dengan Paniki, kata yang sama juga dipakai di Kota Manado, Sulawesi Utara.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Halmahera Timur, Muhtar Haji Muhammad mengaku.
Pulau Paniki dikelilingi pasir putih, yang disandingkan dengan jernihnya air laut.
Terumbu karang yang masih terjaga, membuat Pulau Paniki kaya biota laut.
"Tidak diragukan lagi, pulau ini banyak dikunjungi wisatawan dalam dan luar Maluku Utara."
"Dan sejak Maret tahun ini, pengelolaan pulau ini kami serahkan ke Karang Taruna Desa Loleolamo, "ungkapnya, Kamis (16/11/2023).
Menurutnya, pasca dikelola secara swadaya, Pemerintah Daerah hanya sesekali lakukan monitoring.
Untuk melihat sejauh mana pengelolaan yang dilakukan, dan apa fasilitas yang perlu dibenahi.
"Sejauh ini pengelolaan pulau ini cukup bagus, bahkan info terakhir yang saya dengar."
"Wisatawan tak hanya berkunjung dan pulang, tapi juga bisa bermalam."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Pulau-Paniki-satu-dari-sekian-wisata-alam-di-Halmahera-Timur.jpg)